"Saya pernah dikasih bus (sama Telkomsel), saya lagi nawarin kasih bus kayak Coca-Cola tiga dimensi (3D) untuk keliling Jakarta," kata Ahok kepada Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Selasa (14/7/2015).
Seperti diketahui, tahun lalu kala Ahok masih menjabat sebagai pelaksana tugas (Plt) Gubernur DKI menerima sumbangan 30 bus dari 3 perusahaan swasta, yakni Telkomsel, Ti-Phone dan Roda Mas. Masing-masing perusahaan menyumbangkan 10 unit bus untuk dioperasikan PT Transportasi Jakarta di 3 koridor.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pak Jokowi dulu ngasih kursi. Saya nanya, nanti orang yang nggak punya rumah tidur di situ. Ternyata, sampai sekarang nggak dirusak. Ini luar biasa loh beliau melihat masyarakat kita baik-baik. Bayangin kalau bus-bus tingkat dengan merek masing-masing lewat, itu kayak festival dan karnaval. Beliau inginnya kayak gitu," sambung dia.
Oleh karenanya, Ahok pun kini gencar bergerilya menawarkan berbagai perusahaan swasta untuk mau memberi Pemprov bus tingkat pariwisata. Dengan kompensasi, nantinya bus sumbangan boleh dipasangi iklan di seluruh badan bus. Tak hanya di bagian luar, bagian dalam bus seperti kaca pembatas antara area pengemudi dan juga di dekat pintu penumpang juga ditempel iklan sponsor, yakni masing-masing perusahaan penyumbang.
"Kita tawarin kayak Coca-Cola agar meramaikan karnaval kota dan mereka juga kayak masang iklan di billboard tinggi kan soalnya. Di belakang ada layar LED bisa pasang iklan. Wisatawan turis bisa masuk ke dalam, kita bisa operasikan dan promosikan produknya," urai Ahok.
Lantas apakah keinginan tersebut sudah diiyakan oleh Telkomsel?
"Makanya lagi saya rayu," pungkasnya sambil tersenyum. Begitu pula dengan Ririek yang berdiri tepat di sebelahnya. (aws/aan)











































