Status closed di Bandara Blimbingsari ini praktis membuat jadwal penerbangan dari Surabaya-Banyuwangi (PP) dan Denpasar-Banyuwangi (PP) dibatalkan. 3 pilot school yang berada di kawasan Bandar Udara juga menghentikan aktivitasnya.
Kepala Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Sigit Widodo menerangkan jika pihaknya hingga kini masih terus siaga dan mengikuti perkembangan informasi cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Selain itu, pihak Bandar Udara Blimbingsari juga menunggu instruksi dari Dirjen Perhubungan Udara, sebab Notice to Airmen (NOTAM) dimungkinkan dapat dicabut sewaktu-waktu.
"Status bandara masih closed, kami masih stand by untuk update info cuaca dari BMKG sekaligus menunggu instruksi Dirjen Perhubungan Udara, kecendrungan cuaca membaik. Rilis notam masih sampai dengan jam 16.00 WIB sewaktu-waktu kondisi memungkinkan dapat dicabut," jelas Sigit Widodo pada detikcom, Selasa (14/7/2015).
Sementara itu, pantauan prakirawan BMKG Banyuwangi, Anjar T Hadi menambahkan, saat ini sebaran abu vulkanik Gunung Raung masih menyebar pekat di lapisan atas dengan ketinggian 15 ribu feet mengarah ke selatan. Sementara angin permukaan di bawah 10 meter berhembus dari arah timur dan tenggara.
"Gunung Raung abu vulkaniknya jika diamati masih tersebar di ketinggian 15 ribu feet, kecepatan angin 15 knot mengarah ke selatan. Angin permukaan dari timur dan tenggara. Cuaca global berawan dengan suhu 23-30 derajat celcius," tandasnya.
(Hbb/Hbb)











































