Brimob Polda Jateng dan Penerbad Semarang Buka Bersama dan Saling Suap

Brimob Polda Jateng dan Penerbad Semarang Buka Bersama dan Saling Suap

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 13 Jul 2015 21:08 WIB
Brimob Polda Jateng dan Penerbad Semarang Buka Bersama dan Saling Suap
Foto: Suasana Mako Brimob Semarang
Semarang - Oknum Penerbad Semarang dan Brimob Polda Jawa Tengah yang berselisih paham hingga terjadi insiden penyerangan di Mako Brimob Polda Jateng Detasemen A Pelopor Subden 2 sudah dipertemukan. Bahkan dua orang dari Penerbad dan dua dari Brimob saling menyuapi saat buka puasa bersama.

Hal itu diungkapkan Kapendam IV/Diponegoro, Letkol Inf Zainul Bahar dalam siaran persnya.  Zainul mengatakan empat orang yang berselisih paham tersebut adalah  Prada Raden Putra Irianto Kusuma, Praka Ari Wahyu Wibowo (dari Penerbad) dan Barada Hermawanto, Barada Hari Daryogi (dari Brimob). Mereka dipertemukan dalam mediasi di Makopomdam IV/Diponegoro hari Minggu (12/7) sore kemarin.

"Hasil dari mediasi tersebut, disepakati bahwa masing komandan satuan akan memproses  anggotanya yang terlibat sesuai protap satuan masing-masing.  Selanjutnya  dari kedua belah pihak saling memaafkan dan menganggap kesalah pahaman tersebut telah selesai," kata Zainul dalam siaran persnya, Senin (13/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mediasi tersebut dihadiri Kakorps Brimob Irjen Pol Kaligis, Danlanumad Ahmad Yani Semarang Kolonel Cpn Horison Sitorus, Kapolrestabes Semarang  Kombes Pol Burhanudin, Dansatbrimob Polda Jateng Kombes Pol Muhamad Badrus, Danpomdam IV/Diponegoro  Kolonel Cpm Ari Wibowo Djadi, Wakasat Brimob Polda Jateng AKBP Farid,  Dandenpom IV/5 Semarang Letkol Cpm (Kowad) Tri Wahyuningsih,  Danskadron 11/Serbu Letkol Cpn I Made, Kaden Brimob Simongan AKBP Irfan Marpaung.

"Karena pada saat mediasi tersebut menjelang buka puasa maka dilakukanlah buka puasa bersama. Pada saat berbuka puasa bersama ke empat orang yang berselisih tadi  saling berangkulan dan memaafkan satu sama lain, serta melakukan saling suap menyuapi," jelas Kapendam.

Sementara itu dari informasi yang dihimpun detikcom, selain Praka Raden dan Praka Ari yang terluka, ada dua anggota Brimob yang juga terluka saat 150 anggota Penerbad mendatangi Mako Brimob, mereka adalah  Barada Yulianto dan Brigadir Tri Mulyanto.

Meski demikian dua belah pihak yang terluka juga sudah saling memaafkan. Kabid Humas Polda Jateng, A Liliek Darmanto mengatakan saat ini penanganan internal masih ditangani masing-masing pihak. Ia menekankan permasalahan sudah selesai.

"Sudah clear, yang luka-luka  sudah tidak apa-apa, sudah saling memaafkan, dari sana (Penerbad) juga sudah minta maaf," pungkas Liliek.

(alg/Hbb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads