"Sudah, bagus juga tuh," ujar Ahok saat diminta tanggapan oleh wartawan mengenai klip yang kini beredar di situs berbagi video YouTube di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (13/7/2015).
"Teman Ahok yang bikin. Keren juga loh," pujinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Aku dikirimin juga lewat blackberry, ditanya sama orang benar nggak nih. Kayaknya kalau Teman Ahok benar deh," kata Ahok.
Namun, dirinya belum bisa memastikan dalam Pilgub 2017 yang diadakan pada bulan Februari akan maju independen atau melalui partai. Yang jelas, dirinya berterima kasih dengan kegigihan Teman Ahok untuk mendukung.
"Tergantung. NasDem kan belum cukup. Partai Idaman belum bisa dia," pungkasnya.
Seperti diketahui, Teman Ahok sudah mengunggah sejumlah video singkat yang berisi ajakan untuk mendukung Ahok. Salah satunya adalah video bertajuk "Jakarta Butuh Kamu, Ayo Bergerak Sekarang".
Video berdurasi 2 menit 47 detik ini berisi ajakan untuk segera mengumpulkan fotokopi KTP untuk Ahok. Presentasi persuasif di video disajikan lewat animasi dan narasi suara seorang wanita.
"Orang bersih banyak, tapi orang bersih yang berani melawan koruptor tidak banyak. Cuma Ahok yang berani melawan koruptor dengan segala risikonya. Ahok seorang kontroversial, sebab, melawan koruptor yang merampas hak rakyat tidak mungkin dengan diam," demikian bunyi penggalan narasi video yang dilihat detikcom, Senin (13/7/2015).
Setelah memberi gambaran sosok Ahok, lalu video tersebut menggambarkan situasi sulit bagi Ahok untuk melanjutkan kepemimpinannya di DKI. Terlebih karena kini Ahok tak dinaungi parpol.
"Kini, Ahok terancam tidak bisa maju lagi pada Pilkada DKI 2017. Sekarang, dia tidak punya partai yang menaunginya. Tapi, masih ada cara lain untuk mengusungnya tanpa harus berkompromi dengan partai-partai politik. Kita bisa mendukung Ahok lewat jalur independen," bunyi ajakan mendukung Ahok di video tersebut.
Teman Ahok mengajak warga ibu kota menyetor fotokopi KTP sebagai bukti dukungan. Sesuai syarat dari KPU, Ahok membutuhkan 750 ribu fotokopi e-KTP untuk bertarung di Pilgub DKI 2017. Namun, Teman Ahok ingin mengumpulkan 1 juta fotokopi KTP agar lebih aman, berjaga-jaga jika ada fotokopi KTP yang dianggap tak sah.
Fotokopi 1 juta KTP itu ditargetkan terkumpul paling lambat Juli 2016. Gambarannya, dari Juni 2016 ini hingga ke Juli 2016, dibutuhkan 22 ribu fotokopi KTP per pekannya. Video itu juga memberi gambaran, jika ditumpuk, maka fotokopi 1 juta KTP akan lebih tinggi dari Monas dan Wisma BNI 46. (aws/tor)











































