Jokowi: Ada Masalah di Sekitar Saudara? Laporkan ke Saya!

Jokowi: Ada Masalah di Sekitar Saudara? Laporkan ke Saya!

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 13 Jul 2015 13:40 WIB
Jokowi: Ada Masalah di Sekitar Saudara? Laporkan ke Saya!
Tangkapan layar situs laporpresiden.org
Jakarta - Presiden Jokowi membuka layanan interaktif dengan rakyat Indonesia melalui sebuah situs. Sebelumnya Jokowi terlebih dahulu meluncurkan akun twitter resmi yang dia gunakan untuk berinteraksi dengan masyarakat.

"Ada masalah di sekitar saudara? Laporkan ke saya melalui http://www.laporpresiden.org . Kanal ini hasil kreativitas anak bangsa -Jkw," kicau Presiden jokowi lewat akun @Jokowi yang dikutip detikcom pada Senin (13/7/2015).

Dalam situs setkab.go.id tertulis pula bahwa laman Lapor Presiden akan menerima pengaduan masyarakat. Jokowi berharap masalah apa pun dapat disampaikan oleh publik sehingga proses politik dapat berjalan lebih transparan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ditengok di situs laporpresiden.org rupanya sudah mendapat respons dari masyarakat. Banyak yang telah menuliskan uneg-unegnya selama ini yang mungkin belum tersampaikan.

"Salam Pak Jokowi, Saya Pramudya Bintang , dari : Nguter, Sukoharjo, Jawa Tengah. Saya mengusulkan pembangunan usaha mandiri  batu-bata, keramik, genting, dll. Untuk korban lumpur lapindo. Secara bertahap, alat untuk pembuatan batu-bata, keramik, genting, dll, ditambah setiap tahunnya, lama-lama akan menjadi sebuah pabrik besar," tulis Pramudya Bintang dalam situs itu.

Masyarakat terlebih dahulu melakukan log in menggunakan akun facebook yang telah dimiliki sebelum memberi laporan. Masyarakat juga bisa memberi penilaian terhadap laporan yang lain pada kolom 'vote'. Makin tinggi nilai tentu makin positif. Nilai yang diberikan warga juga bisa menjadi negatif atau minus.

Laporan dari Pramudya bintang itu mendapat 15 'vote'. Ada pun 'vote' terbanyak adalah laporan milik Dimas NP, yaitu 389 pada hari ini pukul 13.40 WIB.

"Sudah terlalu lama sepak bola nasional Indonesia tertidur. Bahkan sekarang pun peringkat FIFA kita pun sampai dilangkahi oleh salah satu negara yang notabene bekas provinsi termuda Indonesia. Mohon pak Presiden mau kiranya turun tangan untuk memperbaiki semrawutnya sepak bola Indonesia, dengan memerintahkan pak Menpora (pak Imam Nahrawi) untuk segera meng-install ulang PSSI dengan cara mengganti semua pengurus PSSI yang ada sekarang demi untuk sepak bola Indonesia. 'POTONG SATU GENERASI'," tulis Dimas NP.

Bagaimana dengan laporan Anda? (bag/van)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini