"Kami sudah periksa beberapa saksi mata, tapi saksi korban Pratu Faturahman yang ikut jadi korban belum dapat dimintai keterangannya karena masih dirawat di rumah sakit, sesuai komitmen Kasad Jenderal Gatot, pengusutan ini diserahkan ke Polri," ujar Kabid Humas Polda Sulselbar Kombes Frans Barung saat dihubungi detikcom, Senin (13/7/2015).
Dalam peristiwa penyerangan terhadap dua anggota Brigif 3 Kostrad, Minggu (12/7) dini hari lalu, Pratu Aspin Mallombassang tewas dengan luka tusuk di dada kirinya. Sementara Pratu Paturahman mengalami luka tikam di punggungnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Frans Barung menambahkan, dari hasil pertemuan Kapolda Sulselbar Irjen Pol Anton Setiadji dan Pangdam VII/Wirabuana Mayjen TNI Bachtiar membuktikan komitmen dua institusi penegak hukum dan penjaga keamanan ini solid untuk mengungkap kasus penyerangan.
"Kapolda dan Pangdam gelar patroli bersama hingga tadi malam, bukti komitmen mereka menjaga keamanan daerah dan bekerjasama untuk mengusut tuntas kasus ini," pungkas Frans. (mna/rul)











































