"Sebagai wujud memberikan perlindungan, pengayoman dan menjaga keselamatan selama kegiatan mudik ini kepolisian menggelar operasi ketupat 2015. Sebagai negara yang mayoritas penganut agama muslim terbesar adanya tradisi mudik lebaran sudah tidak asing bagi kita," papar Ditlantas Polda Metro Jaya, Kombes Risyapudin Nursin dalam kesempatan pelepasan Puluhan truk pengangkut pemudik gratis sepeda motor 2015 di kantor Bulog Regional 1 DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/8/2015).
Hasil penelitian mencatat setiap harinya ada saja kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda empat atau roda dua. Oleh karena itu kegiatan mudik gratis menjadi perhatian pemerintah baik polisi dan Kemenhub serta instansi lain terkait.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Risyapudin mengatakan kegiatan ini tak akan dapat berdiri dengan sendiri. Sehingga diperlukan ada gerakan sinergi dengan instansi pemerintah yang lain.
"Untuk menekan angka kecelakaan hanya berupa slogan tidak akan efektif oleh karena itu implementasi hari ini sebagai wujud rill misal ada 41 truk untuk mengangkut sepeda motor roda dua jika dikalikan saja satu truk bisa angkut 100 sepeda motor 10 truk sudah 1.000 dikalikan dua makan sudah 2.000 nyawa kita selamatkan," paparnya.
Sebagai komando garda terdepan dalam plopor keselamatan tingkat Polda Metro Jaya, ia meminta untuk pemudik maupun pengemudi truk berhati-hati. Pasalnya jika sudah di jalan raya siaa saja bisa menjadi korban atau pelaku dalam kecelakaan lalu lintas.
"Saya imbau bapak pengemudi untuk hati-hati selama di jalan raya. Karena bapak berada di tengah masyarakat yang suatu saat bisa saja menjadi korban atau pelaku kecelakaan apabila lelah istirahat di pos pengamanan yang telah disediakan oleh kami," paparnya
(edo/dra)











































