Pemudik yang Bawa Kendaraan Kembali Diingatkan, Bila Lelah Istirahat

Pemudik yang Bawa Kendaraan Kembali Diingatkan, Bila Lelah Istirahat

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Senin, 13 Jul 2015 12:23 WIB
Pemudik yang Bawa Kendaraan Kembali Diingatkan, Bila Lelah Istirahat
Foto: istimewa
Jakarta - Lebaran tinggal menunggu hitungan hari, di Indonesia tradisi mudik sudah menjadi kegiatan rutin. Tak ayal berbondong-bondong warga perantauan di kota kembali ke kampung halaman.

"Sebagai wujud memberikan perlindungan, pengayoman dan menjaga keselamatan selama kegiatan mudik ini kepolisian menggelar operasi ketupat 2015. Sebagai negara yang mayoritas penganut agama muslim terbesar adanya tradisi mudik lebaran sudah tidak asing bagi kita," papar Ditlantas Polda Metro Jaya, Kombes Risyapudin Nursin dalam kesempatan pelepasan Puluhan truk pengangkut pemudik gratis  sepeda motor 2015 di kantor Bulog Regional 1 DKI Jakarta, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Senin (13/8/2015).

Hasil penelitian mencatat setiap harinya ada saja kecelakaan yang melibatkan kendaraan roda empat atau roda dua. Oleh karena itu kegiatan mudik gratis menjadi perhatian pemerintah baik polisi dan Kemenhub serta instansi lain terkait.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Selalu penegak hukum dan pemerintah kita harus bisa memberikan jaminan keselamatan dan perlindungan sehingga pelayanan yang kita berikan betul-betul dirasakan," paparnya.

Risyapudin mengatakan kegiatan ini tak akan dapat berdiri dengan sendiri. Sehingga diperlukan ada gerakan sinergi dengan instansi pemerintah yang lain.

"Untuk menekan angka kecelakaan hanya berupa slogan tidak akan efektif oleh karena itu implementasi hari ini sebagai wujud rill misal ada 41 truk untuk mengangkut sepeda motor roda dua jika dikalikan saja satu truk bisa angkut 100 sepeda motor 10 truk sudah 1.000 dikalikan dua makan sudah 2.000 nyawa kita selamatkan," paparnya.

Sebagai komando garda terdepan dalam plopor keselamatan tingkat Polda Metro Jaya, ia meminta untuk pemudik maupun pengemudi truk berhati-hati. Pasalnya jika sudah di jalan raya siaa saja bisa menjadi korban atau pelaku dalam kecelakaan lalu lintas.

"Saya imbau bapak pengemudi untuk hati-hati selama di jalan raya. Karena bapak berada di tengah masyarakat yang suatu saat bisa saja menjadi korban atau pelaku kecelakaan  apabila lelah istirahat di pos pengamanan yang telah disediakan oleh kami," paparnya

(edo/dra)


Berita Terkait