Direktur Mandom Duga Kebakaran di Pabriknya Gara-gara Gas Hairspray

Direktur Mandom Duga Kebakaran di Pabriknya Gara-gara Gas Hairspray

Danu Damarjati - detikNews
Minggu, 12 Jul 2015 18:32 WIB
Direktur Mandom Duga Kebakaran di Pabriknya Gara-gara Gas Hairspray
Foto: Bagus Prihantoro
Jakarta - Aerosol, yakni gas yang digunakan dalam pembuatan hairspray (kosmetik rambut), diduga menjadi biang kebakaran pabrik PT Mandom di Bekasi. Gas jenis ini disebutnya tak berbau.

"Kemungkinan ada kebocoran gas di sekitar situ," kata Direktur Produksi Tugiyono dalam jumpa pers di Hotel Grand Mahakam, Jl Mahakam 1, Jakarta Selatan, Minggu (12/7/2015).

Tugiyono menyatakan lokasi kebakaran adalah di Jalan Irian, Kawasan Industri MM 2100 Bekasi, Cibitung, Bekasi. Lokasi kebakaran adalah pabrik yang memroduksi hairspray.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemungkinan gas aerosol. Karena di situ khusus memproduksi hairspray," kata dia.

Karakteristik gas aerosol, begitupula gas untuk kebutuhan material kosmetik, adalah tidak berbau. Apalagi letak kebakaran berada di bawah.

Ukuran ruangan kebakarang kurang lebih 100 X 200 meter. Jumlah pegawai yang berdinas adalah 68 orang. Jam kerja dimulai dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB.

Tugiyono menjelaskan, pabriknya mempunya detektor gas. Apabila konsentrasi gas melebihi ambang batas maka alarm akan berbunyi. Namun hingga saat ini, pihak Mandom tak bisa memastikan apakah alarm itu berbunyi saat kebakaran Jumat (10/7) kemarin itu, karena sampai saat ini Polisi masih menyelidiki.

Usia mesin buatan Jepang itu dikatakannya sekitar tiga hingga empat tahun. Sementara batas usia mesin adalah delapan tahun. Setiap pagi, selalu dilakukan pengecekan.

"Mesin dalam kondisi bagus. Sambungan-sambungan dalam aliran gas juga selalu dicek," kata dia.

Kebakaran maut itu merenggut 6 korban jiwa. Sampai saat ini, masih ada 52 orang dirawat di 10 Rumah Sakit.

RSCM: 20
RSPP: 6
RS Hermina Grand Wisata: 5
RS Mitra Keluarga BekasI Timur: 2
RS Mitra Keluarga Bekasi Barat: 2
RS Permata Bekasi: 5
RSPAD Gatot Subroto: 5
RS Fatmawati: 1
RS Mayapada Lebak Bulus: 4
RS Premier Bintaro: 3 (dnu/rvk)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini