Ada 167 Titik Panas, Udara Riau Berstatus Tidak Sehat

Ada 167 Titik Panas, Udara Riau Berstatus Tidak Sehat

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Minggu, 12 Jul 2015 14:24 WIB
Ada 167 Titik Panas, Udara Riau Berstatus Tidak Sehat
Ilustrasi (Foto: Chaidir Anwar Tanjung)
Pekanbaru - BMKG mendeteksi hari ini terdapat 237 titik panas di Sumatera dengan jumlah terbanyak di Riau yaitu sebanyak 167 titik panas kebakaran hutan. Imbasnya, indeks pencemaran udara pada level "Tidak Sehat".

Hal itu disampaikan oleh Kepala BMGK Pekanbaru, Sugarin, kepada wartawan, Minggu (12/7/2015). Dia menjelaskan, hasil pantauan satelit Terra/Aqua ada 237 titik panas di Sumatera. Sebaran titik api paling banyak di Riau sebanyak 167, disusul Sumatera Utara sebanyak 37 titik api, 18 titik di Jambi, 14 titik di Sumsel 14 dan 1 titik di Lampung.

Di Riau sendiri, titik panas tersebar di Dumai sebanyak 19 titik, 40 titik di Bengkalis, 2 di Inhil, 2 di Inhu, 2 di Pekanbaru, 5 di Pelalawan, 4 di Meranti, 82 di Rohil, 2 di Kampar, serta 4 di Siak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Prediksi titik panas ini confidence 70 persen atau sekitarย  110 titik api," kata Sugarin. Sedangkan berdasarkan papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) yang ada di Pekanbaru sudah menunjukan level 'Tidak Sehat'.

Saat ini kota Pekanbaru diselimuti asap dari imbas kebakaran hutan. Asap paling terlihat pada pagi hari yang rata-rata jarak panjang di bawah 1 km. Saat matahari bersinar, asap pun mulai hilang. Tetapi berdasarkan pantauan BMKG, jarak pandang di Pekanbaru maksimal hanya 3 km.

(cha/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads