Razia SOTR di Setiabudi, Polisi Sita Sajam Hingga Bendera

Mei Amelia R - detikNews
Minggu, 12 Jul 2015 05:41 WIB
Foto: Mei Amelia
Jakarta - Polda Metro Jaya dan jajaran Polres serta Polsek menggelar patroli skala besar malam hingga dini hari tadi. Sasaran patroli, salah satunya kegiatan Sahur on The Road (SOTR).

Di wilayah Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan, kegiatan patroli dilakukan aparat gabungan 3 pilar (Polsek Setiabudi, Bhabinsa dan Camat) serta Pokdar Kamtibmas. Kegiatan patroli dengan kekuatan 300 personil ini dilakukan pada Sabtu (11/7) malam hingga pukul 03.30 WIB, Minggu (12/7).

"Sesuai dengan perintah Pak Kapolda kami bersama Koramil dan Camat Setiabudi melakukan patroli dalam rangka menciptakan situasi selama bulan puasa ini. Salah satu sasarannya yakni SOTR yang sering disalahgunakan, " kata Kapolsek Setiabudi AKBP Tri Yulianto dalam keterangannya kepada detikcom, Minggu (12/7/2015).

Upaya ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan kegiatan SOTR yang kerap digunakan sebagai kedok untuk melakukan aksi tawuran. Wilayah Setiabudi sendiri merupakan salah satu lokasi yang rawan aksi tawuran.

"Kami melakukan patroli ke kelurahan-kelurahan yang berpotensi tawuran, salah satunya Pasar Rumput, Kelurahan Pasar Manggis," katanya.

"Kami lakukan pemeriksaan secara persuasif kepada masyarakat yang melakukan Sahur on the Road dengan memberikan himbauan kamtibmas agar kegiatannya tidak mengganggu masyarakat lainnya," tambahnya.

Camat Setiabudi Fredy Setiawan mengapresiasi kekompakan 3 pilar di wilayah Setiabudi ini. Camat meminta agar Pol PP selalu melakukan patroli ke wilayah masing-masing untuk mengantisipasi pelanggaran Perda sampai malam takbiran nanti dengan berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas dan Babinsa.

Selain Camat dan Kapolsek, turut hadir dalam patroli tersebut Wakil Danramil Setiabudi  Kapten Arhanud Nasib,  tokoh masyarakat H Asraf Ali, dan dewan kota, Luhur.

Dari hasil patroli, petugas membubarkan kerumunan massa yang terindikasi hendak melakukan tawuran. Dari kelompok tersebut, petugas mengamankan 195 bendera komunikasi lengkap dengan tiangnya, sebilah samurai, 4 motor vespa modifikasi yang tidak laik jalan, 1 unit motor R2 yang tidak dilengkapi surat-surat serta 1 kaleng piloks. (mei/bar)