"Ada 200-an orang yang dicegah ke luar negeri berkaitan dengan perpajakan. Ini adalah contoh yang baik. Jika ada permintaan dari instasi terkait, kami baru bisa bertindak. Tapi proaktif instansi lain sangat Imigrasi harapkan," kata Direktur Penyidikan dan Penindakan Keimigrasian Dirjen Imigrasi Mirza Iskandar kepada detikcom di Kantor Imigrasi Kota Depok, Sabtu (12/7/2015).
Tapi Mirza tidak mau menyebutkan siapa-siapa saja orang yang dicegah terkait pelanggaran pajak tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tercatat ada sekitar 500Β orang yang ada di Suriah. Namun perlu diketahui juga, tidak seluruhnya masuk ISIS. Ada juga yang ke sana karena pekerjaan," jelas Mirza.
Saat ini, lanjut Mirza, pihaknya sangat selektif dalam menerbitkan paspor maupun dokumen bagi mereka yang akan bertolak ke Suriah. Orang-orang yang kembali dari negara tersebut juga diwaspadai.
"Apabila diketahui ataupun dicurigai maka kita tolak di bandara. Dan yang kembali dari Suriah pun kita waspadai. Ke depan kita perlu meningkatkan kerjasama dengan instansi lain," tuturnya. (hri/hri)











































