5 Keluarga Korban Tewas Kebakaran PT Mandom Disampel DNA

5 Keluarga Korban Tewas Kebakaran PT Mandom Disampel DNA

Mei Amelia R - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2015 21:32 WIB
5 Keluarga Korban Tewas Kebakaran PT Mandom Disampel DNA
Foto: Mei Amelia
Jakarta - Tim DVI Polda Metro Jaya menerima data antemortem diduga keluarga korban tewas kebakaran di PT Mandom, Cikarang, Bekasi. Data antemortem lima keluarga tersebut akan dicocokkan dengan DNA 5 korban tewas yang saat ini jenazahnya ada di RS Polri.

Kabid Dokkes Polda Metro Jaya Kombes Musyafak mengatakan, dari hasil identifikasi jenis kelamin anggota keluarga yang dilaporkan pihak pelapor cocok dengan 5 jenazah yang ada.

"Dari kelima keluarga tersebut, berdasarkan identifikasi jenis kelamin anggota keluarganya yang hilang yang bekerja di PT Mandom itu cocok dengan kelima jenazah, yaitu 4 orang perempuan dan 1 orang laki-laki," jelas Musyafak kepada detikcom, Sabtu (11/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Musyafak mengatakan, dari kelima orang tersebut, hanya satu yang tidak memiliki hubungan darah langsung dengan korban.

"Yang satu itu yang melapor pakdenya, yang empat lainnya ayah dan ibu kandungnya. Yang pakdenya itu, orangtuanya di luar kota," jelasnya.

Kelima orang tersebut telah diambil sampel DNA-nya dengan metoda swipe mukosa mulut atau air liur yang menempel di mulut. Sampel DNA akan dikirim ke labotorium malam ini.

"Tetapi untuk pemeriksaannya kemungkinan Senin, karena besok Minggu libur. Untuk hasilnya mudah-mudahan 3 hari setelah hari Senin sudah keluar," ungkapnya.

Lanjutnya, identitas jenazah kelima korban tewas kebakaran di PT Mandom baru akan diketahui, apabila hasil tes DNA dari kelima pelapor itu cocok dengan DNA jenazah.

Berikut data diduga 5 korban tewas yang dilaporkan pihak keluarga:

1. Rosiyana Bobi Sihat (19), perempuan, pelapor ayah dan ibu kandung bernama Habimin dan Romelah
2. Maita (21), perempuan, dengan pelapor pamannya bernama Robin Hatun
3. Muhammad Nasori (20), laki-laki, pelapor ayah kandung bernama Mukhidin Sridiana
4. Viola Aditya (19), perempuan, pelapor ayah dan ibu kandung bernama Suhadi dan Hartiah
5. Nur Hasanah (25), perempuan, pelapor ayah dan ibu kandung bernama Sugiyanto dan Wiwin Emanwati. (mei/hri)


Berita Terkait