Wih! Begini Membeludaknya Pemudik WNI dari Malaysia

Jalur Mudik 2015

Wih! Begini Membeludaknya Pemudik WNI dari Malaysia

Nograhany Widhi Koesmawardhani - detikNews
Sabtu, 11 Jul 2015 14:59 WIB
Wih! Begini Membeludaknya Pemudik WNI dari Malaysia
Foto: Hermono
Jakarta - Budaya mudik setiap lebaran tidak hanya dilakukan di dalam negeri tetapi juga oleh warga negara Indonesia yang tinggal dan bekerja di Malaysia. Seminggu menjelang Lebaran mulai terlihat peningkatan arus mudik dari Malaysia.

Demikian pantauan arus mudik Wakil Duta Besar RI untuk Malaysia, Hermono, di pelabuhan Malaka pada Sabtu (11/7/2015) dalam rilis KBRI Kuala Lumpur hari ini. Saat melakukan pemantauan, Wakil Dubes RI untuk Malaysia Hermono didampingi Atase Perhubungan Moh. Abduh dan Koordinator Konsuler Dino Nurwahyudin.

Menurut ketua otoritas Pelabuhan Malaka, Puan Jamailatun Saadiah, semakin mendekati hari raya, jumlah pemudik Indonesia akan terus meningkat dan mulai  13 Juli 2015 akan ditambah 1 kapal ekstra dengan kapasitas 280 penumpang. Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, 2 atau 3 hari menjelang lebaran, setiap hari akan disediakan kapal ekstra hingga  4 kapal untuk memastikan semua pemudik dapat terangkut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam perbincangan dengan para pemudik, Hermono mengucapkan selamat merayakan Lebaran di kampung masing-masing dan bagi yang akan kembali ke Malaysia agar selalu mematuhi peraturan di Malaysia.

Setiap menjelang Lebaran, KBRI Kuala Lumpur melakuan pantauan di beberapa pelabuhan pemberangkatan. Selain Pelabuan Malaka, telah ditinjau Port Klang, Port Dickson, Stulang Laut, Hutan Melintang, Pasir Gudang dan Kukup di Johor Bahru. Tujuan pemantauan adalah untuk memastikan bahwa semua warga Indonesia yang akan mudik terlayani dengan aman dan nyaman.

Dalam pantauan KBRI Kuala Lumpur, selain mudik melalui pelabuhan dan bandara, masih juga dijumpai kasus warga Indonesia yang pulang melalui jalur ilegal. Sepanjang Ramadan ini tercatat 171 warga Indonesia ditangkap oleh otoritas Malaysia karena pulang melalui jalur ilegal dan 4 orang meninggal karena perahu yang ditumpangi terbalik. (nwk/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads