"Kelompoknya sudah ada, tapi sedang kita lakukan penyelidikan," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti kepada wartawan usai acara pelepasan peserta mudik gratis Jasa Raharja di Parkir Timur Senayan, Jakarta, Sabtu (11/7/2015).
Badrodin mengatakan banyak indikasi yang harus ditelusuri soal pelaku bom rakitan tersebut. Selain indikasi kelompok radikal, kemungkinan-kemungkinan motif yang lain juga harus diselidiki.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ledakan di Mal Alam Sutera terjadi pada Kamis (9/7/2015) lalu. Berdasarkan uji laboratorium, bahan utama bom rakitan itu bernama TATT. Selain itu ada juga bahan-bahan lainnya yang mudak diperoleh di pasaran. Sehingga, Kapolri meminta pengawasan penjualan bahan-bahan itu diperketat.
(idh/Hbb)











































