"Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, kami dari jajaran Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya ingin menyampaikan imbauan. Kepada bapak-bapak dan ibu-ibu setibanya nanti di lokasi tujuan, jangan lengah dan mudah percaya dengan orang yang baru dikenal, takutnya nanti terkena hipnotis," kata Iptu Ajeng saat memberikan imbauan di atas bus mudik gratis yang disediakan Jasa Raharja di Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (11/9/2015).
"Dan jangan mau menerima pemberian makanan, minuman atau permen dari orang yang baru dikenal karena ditakutkan menjadi korban pembiusan," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saling jalin komunikasi 2 arah antara penumpang dan sopir. Sopir harus diingatkan, harus berani mengingatkan. Kita juga jangan menyemangati sopir ugal-ugalan," ujar Risyapudin.
Sementara itu, Kasubdit Dikyasa Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Ipung Purnomo mengingatkan kepada sopir bus untuk tidak mengebut saat berkendara.
"Kalau melebihi kecepatan, tolong ingatin, karena setelah Tol Cikampek itu jalannya lurus mulus, takutnya ngantuk, tolong diingatkan," ungkap Ipung.
"Yang penting kita tiba di tempat tujuan dengan aman dan selamat, semoga bisa rayakan Lebaran di kampung," tambahnya.
Pagi tadi, Jasa Raharja memberangkatkan 500 unit bus mudik gratis dengan tujuan ke 64 kota di Jateng, Jatim dan Lampung. Acara ini dilepas oleh Menhub Ignatius Jonan, Kabaharkam Polri Komjen Putut Ekobayuseno, Kakorlantas Polri Irjen Condro Kirono dan Wakapolda Metro Brigjen Nandang Jumantara serta petinggi Jasa Raharja.
(mei/dhn)











































