Polisi Masih Selidiki Motif Teror Ledakan Bom Rakitan di Mall Alam Sutera

Polisi Masih Selidiki Motif Teror Ledakan Bom Rakitan di Mall Alam Sutera

Idham Kholid - detikNews
Jumat, 10 Jul 2015 20:04 WIB
Polisi Masih Selidiki Motif Teror Ledakan Bom Rakitan di Mall Alam Sutera
Foto: Herianto Batubara
Jakarta - Pihak kepolisian memastikan ledakan yang terjadi di Mall Alam Sutera Tangerang bersumber dari bom rakitan. Polisi saat ini sedang menyelidiki apa motif dari teror ledakan tersebut.

"Sangat-sangat tergantung pesan yang disampaikan, pesannya itu apa, bomnya ini tak harus sasaran yang akibatkan korban jiwa, tetapi bisa juga ada pesan-pesan yang disampaikan. Apakah ada persoalan dengan Mall itu atau yang lain, itu harus kita selidiki, karena kompleks," kata Kapolri Jenderal Badrodin.

Badrodin menyampaikan ini dalam acara buka bersama jajaran Polri bersama sejumlah Pemred dan wartawan yang digelar di Rupatama, Mabes Polri, Jumat (10/7/2015). Hadir dalam kesempatan itu, Wakapolri Komjen Budi Gunawan, Kabareskrim Komjen Budi Waseso dan perwira tinggi lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Secara hukum pasti teroris. Tapi motifnya itu apa atau latar belakang konflik atau teror yang ditujukan untuk meresahkan masyarakat," sambung Badrodin saat ditanya apakah ada kemungkinan ledakan itu bentuk teror lebaran.

Badrodin mengatakan, bahan utama bom rakitan Mall Alam Sutera itu bernama TATT. Di dalam bom rakitan tersebut diketahui terdapat beberapa unsur seperi detonator dan timer.

"Ada detonatornya, timer, bahan-bahan yang bisa diracik itu menjadi bahan peledak, bahan-bahan itu dasarnya bisa didapatkan di beberapa tempat, jadi bukan barang yang sulit," ujarnya.

Menurut Badrodin, polisi saat ini sedang menyelidiki siapa pelakunya melalui CCTV dan rekonstruksi sosok yang dicurigai. Selain itu, ada juga beberapa kelompok teror yang tengah didalami perihal keterkaitannya dengan kejadian tersebut.

"Ada beberapa kelompok yang sedang kita dalami, mudah-mudahan bisa mendapatkan hasil yang positif nantinya," pungkasnya. (idh/dhn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads