"Total keseluruhan 62 orang, korban meninggal 5 orang di RS Polri Kramat Jati. Sementara sisanya 57 orang mendapat perawatan intensif," ujar Kombes Musyafak di RS Hermina Grand Wisata, Bekasi, Jumat (10/7/2015).
Musyafak menjelaskan, pihaknya akan membuka posko pengumpulan data bagi keluarga korban meninggal dunia. Sebab 5 korban tewas yang dibawa ke RS Polri belum bisa teridentifikasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proses identifikasi menurut Musyafak akan memakan waktu 3 hari setelah data antemortem diserahkan oleh keluarga korban. Karena itu pihaknya meminta bantuan kerja sama dari keluarga korban yang merasa kehilangan anggota keluarga.
"Lama pemeriksaan selama ada sampel paling cepat 3 hari. Didata sesuai format smart data interpol, kemudian dilakn pengambilan sampel DNA dri keluarga. Pemeriksaan dna ada korban dan masyarakat caranya di matching," ujarnya. (edo/fdn)











































