Calo Berkeliaran, Menhub Jonan Akan Ambil Pengelolaan Terminal Bus

Calo Berkeliaran, Menhub Jonan Akan Ambil Pengelolaan Terminal Bus

Feby Dwi Sutianto - detikNews
Jumat, 10 Jul 2015 16:56 WIB
Calo Berkeliaran, Menhub Jonan Akan Ambil Pengelolaan Terminal Bus
Foto: Feby Dwi
Jakarta - Penumpang bus di Terminal Kalideres Jakarta Barat mengeluhkan praktik calo tiket yang memaksa. Aktivitas ini dilakukan secara terang-terangan di depan petugas.

Melihat pelayanan dan fasilitas terminal bus yang kurang tertata, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan memiliki program penataan untuk Terminal bus tipe A. Kementerian Perhubungan sesuai regulasi akan mengambil alih pengelolaan dan pengembangan mulai tahun 2017.

Selama ini, pengelolaan dan pengembangan terminal dipegang oleh pemerintah kabupaten, kota hingga provinsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau mau dibikin nyaman, 2-3 tahun lagi. Nanti diatur oleh pemerintah pusat agar penumpang lebih nyaman," kata Jonan saat blusukan di Terminal Kalideres, Jakarta Barat, Jumat (10/7/2015).

Jonan memiliki konsep, penataan terminal bus ke depan mirip dengan revitalisasi Sasiun Kereta Pasar Senen, Jakarta Pusat.

Dahulu, Stasiun Pasar Senen dikenal kumuh, rawan calo dan premanisme hingga tidak teratur sehingga membuat penumpang tidak nyaman.

Kini, wajah Stasiun Pasar Senen sudah cantik karena telah direnovasi dan dikelola secara profesional. "Kira-kira nanti kayak Stasiun Pasar Senen. Tapi yang penting adalah pelayanan," ujarnya.

Di tempat yang sama, Dirjen Perhubungan Darat Kemenhub Djoko Saksono menyebut sesuai perjanjian, Kemenhub baru bisa melakukan pengelolaan dan pengembangan terminal baru mulai 2017.

Saat diambil alih, Kemenhub akan menyusun standar keamanan dan keselamatan terminal. Selama ini, Djoko menilai semua orang bisa bebas keluar masuk terminal tanpa pembatasan. Hal ini membuat kondisi terminal menjadi semrawut.

"Terminal sekarang tempat semua bisa akses. Nanti ada semacam zonasi seperti bandara dan stasiun. Ada zona publik, zona semi restricted, zona restricted. Zona publik ada cafe dll. Ke depan, orang bisa ke terminal bila punya loket," kata Djoko. (feb/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads