"Saya bangga, Pacquaio sebagai perwakilan Asean, mewakili pertandingan-pertandingan dunia. Di pertandingan terakhir, saya menilai Pacquaio tetap pemenang karena juri menilai secara tidak wajar," ucap Novanto di ruang kerjanya di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (10/7/2015).
Pacman tampak senang dengan pujian Novanto yang merupakan mantan Ketua Persatuan Tinju Amatir Indonesia itu. Pacman pun berterimakasih.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pertemuan yang berlangsung santai dan diakhiri dan pertukaran oleh-oleh. DPR memberikan batu akik lumut suliki, keris, serta plakat. Sementara itu, Pacman memberi poster bergambar dirinya berpose tinju dengan tanda tangan.
Pacman juga diajak selfie oleh Novanto, Fadli, hingga wartawan yang meliput. Pria yang juga duduk di parlemen Filipina itu pun melayani ajakan selfie dengan sabar.
Dalam pertandingan melawan Floyd Mayweather Jr di MGM Grand Arena, Las Vegas, Amerika Serikat, Minggu (3/5/2015) silam, banyak pihak yang menganggap Pacman layak unggul. Namun, ketiga juri yang seluruhnya asal AS menyatakan Mayweather sebagai pemenang. (imk/tor)











































