Pemudik via Jalur Tengah Jateng Diminta Hati-hati, Begini Kondisi Jalannya

Pemudik via Jalur Tengah Jateng Diminta Hati-hati, Begini Kondisi Jalannya

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 10 Jul 2015 14:41 WIB
Pemudik via Jalur Tengah Jateng Diminta Hati-hati, Begini Kondisi Jalannya
(Foto: Angling Adhitya P/detikcom)
Semarang - Mulai hari ini atau H-7 Lebaran, gelombang arus mudik yang masuk Jawa Tengah mulai meningkat. Jalur utama dan alternatif disiapkan termasuk jalur Tengah. Meski demikian memang ada beberapa titik yang perlu diperhatikan oleh pemudik agar lebih berhati-hati.

Pada Jalur Tengah dengan rute Semarang-Kendal-Temanggung-Wonosobo-Banjarnegara-Purbalingga-Banyumas, sebagian besar jalan sudah sangat layak dan halus untuk dilewati. Namun beberapa lokasi yang melewati perbukitan seperti di Patean Kendal dan Dieng Banjarnegara harus diwaspadai pemudik.

Di Patean, Kendal, ada ruas jalan yang jalannya masih bergelombang karena hampir tidak tersentuh pembangunan jalan. Namun tahun ini beberapa ruas sudah mulai ditambal dengan aspal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Untuk yang belum kena program ini (di Patean), sementara kita tambal saja. Yang penting aman digunakan," kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Jalur Tengah memang sudah sebagian besar baik kondisinya, namun lebar jalan sempit dan jalan berkelok-kelok karena melewati beberapa pegunungan. Oleh sebab itu jika pemudik ingin mengambil jalur tengah, maka harus ekstra hati-hati.

Sementara itu di Desa Tieng, perbatasan Wonosobo-Banjarnegara ada jembatan yang baru saja diperbaiki karena sebelumnya longsor. Jembatan tersebut sudah bisa dilalui mobil namun dengan beban maksimal 5 ton. Di sini pengguna jalan juga harus berhati-hati dengan kabut tebal.

Jembatan serupa juga ada di Banjarnegara, meski lebih besar dari yang ada di Tieng, pengguna jalan tetap berhati-hati dan tidak bisa melaju dengan kecepatan tinggi.

Mulai hari ini pemudik sudah masuk ke Jawa Tengah, diperkirakan ada 6,8 juta. Dari data Polda Jawa Tengah, ada pasar tumpah yang juga harus diperhatikan Pemudik, jumlahnya cukup banyak yaitu 72 lokasi di seluruh Jateng. Langkah antisipasi kemacetan di pasar tumpah dilakukan dengan memberi garis batas toleransi dan titik penyebrangan. (alg/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads