"Dan aktivitas bandara hari ini close sampai pukul 16.00 WIB. Semua penerbangan di cancel, 3 pilot school juga tidak ada aktivitas," ungkap Sigit Widodo,Kepala Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, Jumat (10/7/2015) siang.
Akibat penutupan aktivitas Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, sejumlah penumpang yang akan menggunakan jasa penerbangan harus melakukan penggantian tiket dan atur ulang jadwal penerbangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak Wings Air menyatakan jika pembayaran refund tiket dapat dilakukan tunai dan transfer sesuai ketentuan. Sementara penjadwalan ulang dapat dilakukan langsung melalui website maskapai.
"Jika pembelian ke web Lion bisa langsung refund cash 1 jam, by transfer 14 hari kerja, jika lewat travel agent, kami kembalikan ke travel agentnya. Reschedule bisa langsung sekarang," jelas Arif, staf accounting Wings Air di Bandara Blimbingsari.
Pantauan detikcom di lokasi, sejumlah penumpang merasa kebingungan dengan tata cara pengembalian tiket. Terlebih lagi para penumpang yang melakukan penerbangan dengan menggunakan penerbangan lebih dari satu maskapai.
"Untuk bantu cancel semua bisa ga ya? Pesawat saya connect dan tidak hanya satu maskapai nih. Apa yang harus saya lakukan? Bisa bantu kami Pak?" ujar Fitrin, salah satu penumpang.
Bandara Blimbingsari yang tidak beroperasi sejak pagi, semula rencananya akan dibuka kembali pada pukul 12.00 WIB. Namun karena masalah abu vulkanik belum juga usai, perpanjangan penutupan itu dilakukan. Ada lima bandara yang semula ditutup karena letusan Gunung Raung, yakni Bandara Ngurah Rai, Bandara Internasional Lombok, Bandara Selaparang - Lombok, dan Bandara Notohadinegoro - Jember. Dari kelima bandara itu, baru dua yang sudah beroperasi kembali yakni Bandara Internasional Lombok, dan Bandara Selaparang, Lombok. (rul/try)











































