Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah Nur Hadi Amiyanto menyebut, di desa-desa wilayahnya masih banyak ditemukan kasus semacam itu.
"Di pedesaan masih banyak. Kalau di kota sudah mulai tertib. Ini memang perlu upaya banyak pihak," ujar Hadi usai menghadiri rapat koordinasi terkait Budi Pekerti di Kantor Kemendikbud, Jl Sudirman, Jakarta, Jumat (10/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Terkait hal ini, menurut Hadi sudah ada kerjasama dengan Polda Jawa Tengah tentang pendidikan tertib lalu lintas. Pendidikan diberikan bahkan sampai tingkat SD dan taman kanak-kanak.
"Kita sudah tanda tangan MoU dengan Polda tentang pendidikan tertib lalu lintas. Tertib lalu lintas bagi kami tidak hanya untuk anak SMA yang mendekati 17 tahun, tapi juga untuk anak SMP, SD dan TK," tuturnya. (rna/fdn)











































