Tak Terpengaruh Abu Vulkanik, Bandara Jember akan Dibuka Lebih Awal

Tak Terpengaruh Abu Vulkanik, Bandara Jember akan Dibuka Lebih Awal

Syaiful Kusmandani - detikNews
Jumat, 10 Jul 2015 11:16 WIB
Tak Terpengaruh Abu Vulkanik, Bandara Jember akan Dibuka Lebih Awal
Letusan Gunung Raung terlihat dari Bondowoso, Jawa Timur. (Chuk S. Widarsha/detikcom)
Jember - Penutupan Bandara Notohadinegoro di Jember, Jawa Timur membuat sejumlah calon penumpang tujuan Surabaya tertunda keberangkatannya. Jika memungkinkan bandara akan dibuka lebih cepat.

Dari pantauan detikcom, sejumlah penumpang langsung mendatangi petugas untuk menanyakan penundaan penerbangan. Meski di selebaran tertera jika penerbangan ditunda hingga pukul 12.30 WIB.

"Saya mau ke Papua melalui Juanda, tapi pagi ini juga saya ada acara di Surabaya jadi akibat penundaan ini. Semua agenda acara saya terpaksa dibatalkan," tutur Kristian calon penumpang asal Papua kepada wartawan, Jumat (10/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedianya penerbangan di Bandara Notohadinegoro akan dibuka pukul 12.30 WIB, namun pihak bandara mengusahakan agar bandara yang berada di Kecamatan Ajung ini dibuka pukul 11.00 WIB.

"Kita berusaha membuka jam 11.00 WIB karena bandara di sini tidak ada abu vulkanik apalagi semburan abu Gunung Raung mengarah ke timur, utara dan selatan. Sementara Jember ada di barat Gunung Raung," kata Kepala UPT Bandara Notohadinegoro, Edi Purnomo.

Jika memang Gunung Raung diguyur hujan abu vulkanik, pihak otoritas bandara telah menyiapkan jalur alternatif yakni jalur militer.

"Ada dua jalur militer yang bisa digunakan jika dalam keadaan darurat. Namun untuk sekarang di Bandara Jember tidak ada hujan abu dari Gunung Raung jadi tetap memakai lalu lintas udara seperti biasa," kata Edi. (fat/rul)


Berita Terkait