Menjadi wisudawan atau wisudawati terbaik saja sudah menjadi sorotan, tetapi lengkap sudah momen Raeni (22) hari itu. Ayahnya yang bernama Mugiyono, seorang pengayuh becak, bersedia mengantar dia hingga kampus dari rumahnya di Kendal. Hari ini, Jumat (10/7/2015) Raeni pun akan terbang menuju Inggris.
"Saya akan berangkat ke Inggris untuk melanjutkan S2 di program Magister of Science in International Accounting and Finance di Birmingham University. Jadi linear dengan studi sarjana saya," ujar Raeni saat berbagi cerita inspiratif dengan detikcom, Kamis (9/7) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Raeni berangkat ke Inggris dengan beasiswa Presiden RI yang dikelola oleh LPDP dari Kemenkeu. Tahun lalu pun Raeni sempat bertemu langsung dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.
"Jadi beasiswa Presiden RI itu diberikan oleh siapa pun yang jadi Presiden. Walau pun tahun lalu masih Pak SBY dan tahun ini Pak Jokowi, namanya tetap beasiswa Presiden RI dan saya tetap dapat. Tapi saya tetap ikut tes administrasi dan lain sebagainya," kata Raeni.
Orang tua Raeni akan mengantar sampai Bandara Ahmad Yani, Semarang. Raeni kemudian menuju Bandara Halim Perdana Kusumah untuk melanjutkan perjalanan ke Inggris.
"Mungkin tidak diantar pakai becak. Kebetulan sewaktu saya urus administrasi dan pelatihan segala macam, di Jakarta ada 'orang tua angkat'. Jadi saya kalau ke Jakarta tinggal di rumah orang itu yang kebetulan asalnya juga dari Kendal," kata Raeni.
Akhirnya satu lagi anak bangsa yang akan menjemput mimpinya untuk belajar ke negeri orang. Tetapi bukan berarti Raeni akan melupakan Tanah Airnya.
"Saya mau ambil studi yang linear supaya bisa jadi dosen. Jadi nanti apa yang saya dapat di sana bisa diajarkan di sini," kata Raeni.
Tak lupa Raeni pun minta didoakan agar studinya berhasil dan dapat membawa manfaat bagi bangsa Indonesia. Semoga sukses dan selamat ya, Raeni! (bag/ega)











































