Hari Ini Raeni Peraih IPK 3,96 di Unnes Akan ke Inggris, Selamat Ya!

Muda dan Menginspirasi

Hari Ini Raeni Peraih IPK 3,96 di Unnes Akan ke Inggris, Selamat Ya!

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jumat, 10 Jul 2015 08:41 WIB
Hari Ini Raeni Peraih IPK 3,96 di Unnes Akan ke Inggris, Selamat Ya!
Foto: Humas Unnes
Jakarta - Mata publik tertuju pada prosesi wisuda Universitas Negeri Semarang (Unnes), Jawa Tengah pada pertengahan 2014 lalu. Seorang mahasiswi lulusan terbaik dengan IPK 3,96 datang dengan kendaraan spesial yang diantar langsung oleh sang ayah.

Menjadi wisudawan atau wisudawati terbaik saja sudah menjadi sorotan, tetapi lengkap sudah momen Raeni (22) hari itu. Ayahnya yang bernama Mugiyono, seorang pengayuh becak, bersedia mengantar dia hingga kampus dari rumahnya di Kendal. Hari ini, Jumat (10/7/2015) Raeni pun akan terbang menuju Inggris.

"Saya akan berangkat ke Inggris untuk melanjutkan S2 di program Magister of Science in International Accounting and Finance di Birmingham University. Jadi linear dengan studi sarjana saya," ujar Raeni saat berbagi cerita inspiratif dengan detikcom, Kamis (9/7) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia akan segera menjemput mimpinya untuk berkuliah di negara tersebut. Sudah sejak lama dia menginginkan studi akuntansi di negara yang cukup memimpin di bidang ekonomi.

Raeni berangkat ke Inggris dengan beasiswa Presiden RI yang dikelola oleh LPDP dari Kemenkeu. Tahun lalu pun Raeni sempat bertemu langsung dengan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono.

"Jadi beasiswa Presiden RI itu diberikan oleh siapa pun yang jadi Presiden. Walau pun tahun lalu masih Pak SBY dan tahun ini Pak Jokowi, namanya tetap beasiswa Presiden RI dan saya tetap dapat. Tapi saya tetap ikut tes administrasi dan lain sebagainya," kata Raeni.

Orang tua Raeni akan mengantar sampai Bandara Ahmad Yani, Semarang. Raeni kemudian menuju Bandara Halim Perdana Kusumah untuk melanjutkan perjalanan ke Inggris.

"Mungkin tidak diantar pakai becak. Kebetulan sewaktu saya urus administrasi dan pelatihan segala macam, di Jakarta ada 'orang tua angkat'. Jadi saya kalau ke Jakarta tinggal di rumah orang itu yang kebetulan asalnya juga dari Kendal," kata Raeni.

Akhirnya satu lagi anak bangsa yang akan menjemput mimpinya untuk belajar ke negeri orang. Tetapi bukan berarti Raeni akan melupakan Tanah Airnya.

"Saya mau ambil studi yang linear supaya bisa jadi dosen. Jadi nanti apa yang saya dapat di sana bisa diajarkan di sini," kata Raeni.

Tak lupa Raeni pun minta didoakan agar studinya berhasil dan dapat membawa manfaat bagi bangsa Indonesia. Semoga sukses dan selamat ya, Raeni! (bag/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads