Ganjar Pranowo: 6,8 Juta Pemudik Tahun Ini ke Jawa Tengah

Ganjar Pranowo: 6,8 Juta Pemudik Tahun Ini ke Jawa Tengah

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 10 Jul 2015 01:29 WIB
Ganjar Pranowo: 6,8 Juta Pemudik Tahun Ini ke Jawa Tengah
Foto: Angling Adhitya P (Dok)
Jakarta - Arus mudik yang menuju Jawa Tengah hari ini sudah dimulai. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memprediksi ada sekitar 6,8 juta pemudik yang akan masuk Jawa Tengah.

Jumlah ini meningkat dari tahun kemarin karena dampak dibukanya tol Cikopo-Palimanan. Hal ini mempengaruhi kepadatan yang awalnya di Jawa Barat kini pindah ke Jawa Tengah terutama Brebes.

"Kita akan sambut 6,8 juta pemudik mulai hari ini. Dulu limpahannya di Jawa Barat, sekarang di Jawa Tengah," kata Ganjar saat berada di Wonosobo, Kamis (9/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sejak pekan pertama Ramadhan, Ganjar sudah rutin cek kesiapan jalur mudik termasuk jalur alternatif. Memang ada beberapa ruas jalan alternatif yang masih dalam perbaikan, namun Ganjar yakin sampai H-7 jalan tersebut sudah bisa digunakan dan pengerjaan akan diteruskan setelah arus balik.

"Di Weleri meski belum tuntas, habis Lebaran kita genjot lagi," tegasnya.

Menurut Ganjar, jalur utama mudik sampai saat ini memang jalur Pantura. Meski demikian jalur Pantai Selatan termasuk Jalan Daendels, Purworejo tetap akan terus diawasi agar kondisinya baik.

sebelumnya, dua pekan lalu Ganjar sempat memantau Jalan Daendels. Saat itu, ia sempat naik pitam karena kondisinya sangat berbeda dengan Kulonprogo, Yogyakarta yang berbatasan langsung.

"Perlu perimbangan pantai selatan, perlu pengawasan, ya jalur Daendels itu, memang belum mulus. Jadi nantinya pemudik  yang rumahnya di Kebumen, Purworejo, Jogja bisa lewat Selatan, tidak beban di Utara," sebut politisi PDIP itu.

Ganjar juga sempat memantau kesiapan jembatan di Tieng Wonosobo dan Banjarnegara yang sempat rusak karena longsor. Ketika dipantau, jembatan sudah terlihat kokoh dan bisa dilalui meski tidak untuk kendaraan berat. (alg/hty)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads