Pesawat Polri Putus Kontak Sebelum Jatuh di Papua
Selasa, 22 Feb 2005 14:03 WIB
Jakarta -
Laporan sementara menyebutkan pesawat jenis Casa 212-200 milik Polri mengalami putus kontak sebelum jatuh di perairan Sarmi, Kabupaten Sarmi, dekat Bandara Mararena, Papua.Demikian disampaikan Wakadiv Humas Mabes Polri Brigjen Pol Soenarko Danuardanto dalam jumpa pers di Mabes Polri jalan Trunojoyo Jakarta Selatan, Selasa (22/2/2005)."Dari laporan sementara dilaporkan, pesawat tersebut memang akan mendarat di Bandara Sarmi. Namun dilaporkan, sebelum landing, pesawat putus kontak dengan pihak bandara dan jatuh di daerah perairan dengan kedalaman kurang lebih 2 meter, sekitar 12 mil atau kurang lebih 5 menit dari landasan," urainya.Hingga sekarang, lanjut dia, kondisi pesawat dikabarkan laik terbang. Sedangkan cuaca sebelum pesawat jatuh dilaporkan dalam keadaan cerah.Dikonfirmasi mengenai informasi dari pihak bandara yang menyatakan ada pembicaraan terakhir dengan pilot menyatakan terjadi kerusakan mesin, Soenarko belum bisa memastikan.Tim Udara Polri ke Papua"Walaupun kepala Bandara Sarmi mengatakan demikian, tapi kami masih menunggu hasil penyidikan dari Polri. Untuk itu rencananya sore ini tim langsung dari Direktorat Udara Mabes Polri akan diterbangkan ke Jayapura.Tim tersebut dipimpin oleh AKBP Agus Sartono dengan anggota Bripka Jamingan dan Bripka Jayus dari Direktorat Polisi Udara. Tim dibantu tenaga ahli dari dirgantara, yaitu Frans Wenas selaku anggota Dewan Keselamatan Penerbangan Nasional."Rencananya mereka akan berangkat dengan pesawat komersil Merpati pada sore atau malam ini. Mereka akan langsung ke TKP (tempat perkara kejadian)," kata Soenarko.
(sss/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































