Begini Wajah Baru Eks Lokalisasi Saritem di Benak Ridwan Kamil

Revolusi Kota

Begini Wajah Baru Eks Lokalisasi Saritem di Benak Ridwan Kamil

Avitia Nurmatari - detikNews
Kamis, 09 Jul 2015 17:51 WIB
Begini Wajah Baru Eks Lokalisasi Saritem di Benak Ridwan Kamil
(Foto: Agung Pambudhy/dok detikcom)
Bandung - Wali Kota Ridwan Kamil sadar betul eks Saritem perlu dibenahi. Tapi jelas, hal itu tidak mudah. Apa rencana Emil, sapaan Ridwan Kamil, terhadap kawasan eks Saritem?

Emil mengatakan, pihaknya berencana membangun pasar tematik khusus berjualan emas di eks lokalisasi Saritem yang terletak di Kebon Jeruk, Kecamatan Andir, Bandung itu. Namun rencana tersebut hingga saat ini masih terkendala pembebasan lahan.

"Kita masih memperbanyak anggaran pembebasan yang kemudian akan dikerjasamakan dengan pengusaha yang sudah mau. Mereka mintanya tanah yang agak gede," kata Emil kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Emil mengakui memang sulit benar-benar menutup Saritem. Namun pihaknya menjanjikan di periode kepemimpinannya, Saritem akan hidup dengan wajah baru sebagai pasar emas.

"Dinamikanya memang banyak. Termasuk banyak preman-preman. Tapi tidak boleh pantang menyerah. Di periode saya harus selesai Saritem," tandasnya.

Menurut Emil, bicara Saritem, bukan hanya soal PSK, mucikari, dan penikmatnya. Ada warga asli di dalamnya yang juga menggantungkan kehidupan ekonominya pada bisnis esek-esek tersebut.

"Secara konsep, lokalisasi sudah tidak ada, yang ada itu, kegatan sporadis yang melawan kesepakatan. Sekarang kami akan tanda kutip melakukan persiapan penutupan permanen," ujar pria yang akrab disapa Emil itu kepada detikcom beberapa waktu lalu.

Seperti apa penutupan permanen tersebut? "Selama ini kan ada terus karena warga di sana juga hidup dari aktivitas Saritem. Artinya, warga di sana yang berprofesi sebagai germo harus diberdayakan secara ekonomi," terang Emil.

Dengan pemberdayaaan ekonomi, Emil meyakini tidak akan ada lagi kegiatan prostitusi di kawasan tersebut. Jika janji dia terpenuhi, maka sebelum tahun 2017, pasar emas di kawasan tersebut akan kelar. Sebab, Emil akan mengakhiri masa jabatannya pada tahun tersebut. Akankah rencana itu terealisasi sempurna? (avi/try)


Berita Terkait