Bagi para pemudik yang masuk ke wilayah DIY perlu memperhatikan 18 titik rawan kecelakaan lalu lintas. Titik-titik tersebut tersebar di kabupaten kota diseluruh DIY.
Di Kota Yogyakarta terdapat 3 lokasi rawan kecelakaan yakni Jl Kusuma Negara, Jl. Jenderal Sudirman, Jl Magelang. Di jalur tersebut cukup padat, semrawut dan serobot jalur. Di Sleman ada 5 lokasi, yakni di jalan Yogya-Magelang KM 10-3, Jl Wates Gamping KM 8-10, Jl Ringroad Utara, Jl Jogja-Solo KM 7-10. Kondisi di jalur tersebut menikung, persimpangan gelap dan merupakan titik lelah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dirlantas Polda DIY Kombes Tulus Ihklas Pamuji, mengatakan bagi masyarakat yang ingin mengetahui situasi lalulintas di Yogya dapat mengakses pantauan CCTV dengan HP Android. Fasilitas ini bisa mengakses pantauan lalu lintas untuk DIY maupun diseluruh Indonesia.
"Untuk jalur-jalur rawan macet disiapkan skenario rekayasa lalulintas. Seperti untuk di jalan Malioboro dan sekitarnya. Kemudian juga disiapkan tim pengurai dari masing-masing Polres," kata Tulus di Polda DIY, Kamis (9/7/2015).
Jalur-jalur rawan kemacetan di DIY terdapat di 21 lokasi. Diantaranya di jalan Malioboro, JL P Mangkubumi, Jl Laksda Adisucipto, Jl Magelang, Jl Parangtritis, dan lain-lain. Jalur rawan pelanggaran lalu lintas terdapat di 33 lokasi. Di kota Yogya terdapat 19 lokasi, Sleman 8 lokasi, Bantul 2 lokasi, Kulonprogo 3 lokasi, dan Gunungkidul 2 lokasi. (try/rul)











































