Warga Tuba Dibunuh Pegawai Samsat, Rumah Pelaku Dibakar Massa

Warga Tuba Dibunuh Pegawai Samsat, Rumah Pelaku Dibakar Massa

Mei Amelia R - detikNews
Kamis, 09 Jul 2015 17:24 WIB
Warga Tuba Dibunuh Pegawai Samsat, Rumah Pelaku Dibakar Massa
Foto: Ilustrasi (Grandyos Zafna/detikFoto)
Jakarta - Seorang warga Tulang Bawang (Tuba), Lampung, bernama Basmi tewas dengan sejumlah luka tusukan di tubuhnya setelah cekcok dengan tetangga yang tak lain seorang pegawai Satuan Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) bernama Roni. Pembunuhan itu berujung pembakaran rumah pelaku oleh warga.

Kasubag Humas Polres Tulang Bawang AKP Vivi Siregar menerangkan kasus itu terjadi pada Rabu (8/7) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB. Lokasi pembunuhan di rumah pelaku yang beralamat di Unit 1 Kampung Peneawar Rejo Kecamatan Banjar Margo, Tulang Bawang, Lampung.

"Identitas korban atas nama Basmi bin Madrus (30 tahun) warga Lampung, seorang pengangguran," ucap AKP Vivi Siregar, Kamis (9/7/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Vivi menceritakan, peristiwa bermula saat Basmi dipanggil isteri pelaku ke rumahnya. Di rumah pelaku itu, terjadi keributan antara korban dan pelaku hingga sempat kejar-kejaran di luar halaman rumah pelaku.

"Pelaku menyerang korban berkali-kali dengan menggunakan sebilah pisau garpu. Akibat penyerangan tersebut korban mengalami luka pada tusuk bagian punggung kanan, luka tusuk pinggang kiri dan luka robek pada kedua pergelangan tangan," paparnya.

Pelaku lalu kabur dengan berjalan kaki arah ke Simpang Lima, sementara korban dibawa orang tuanya ke RS Mitra Husada Simpang Lima namun meninggal dunia saat dalam perjalanan.

Buntut dari peristiwa tersebut, pukul 15.00 WIB keluarga korban dan masyarakat Banjar Agung sekitar 50 orang mendatangi rumah pelaku dan membakarnya ramai-ramai. Pukul 15.30 WIB, mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi untuk memadamkan api.

Tak lama, pada pukul 16.00 WIB pelaku Roni menyerahkan diri ke Polres Tuba yang langsung dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Sat Reskrim Polres Tuba untuk pengembangan kasus.

"Motif pelaku dikarenakan rasa cemburu pada korban karena korban pernah berbicara dengan isteri pelaku," ujarnya.

(bal/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads