Ramadan 2015

Tanya Jawab Soal Alquran dan Hikmahnya (1)

Salmah Muslimah - detikNews
Kamis, 09 Jul 2015 11:59 WIB
Foto: Ari Saputra

11. Bolehkah kita membaca Alquran digital di komputer atau di HP?

Boleh. Namun demikian, untuk penghormatan terhadap Kitab Suci, akan lebih baik kalau kita dalam keadaan suci dari hadas. Demikian, wallahu a'lam.

(Ahsin Sakha M, Dewan Pakar Pusat Studi Alquran)

caption-here..


12. Membaca Alquran dalam posisi tidak menghadap kiblat dan tidak sambil duduk dan bersuci?

Dalam surat al-Waqi'ah ayat 77–80 terdapat ayat (yang artinya): "Sesungguhnya ia benar-benar adalah bacaan sempurna yang sangat mulia, pada kitab yang terpelihara. Tidak ada yang menyentuhnya kecuali hamba-hamba Allah yang disucikan. Diturunkan dari Tuhan semesta alam."

Sebagian ulama memahami ayat tersebut sebagai larangan menyentuh mushaf Alquran kecuali dalam keadaan suci, baik dari hadas besar maupun hadas kecil. Sebagian ulama lainnya memahami yang disebut dengan Alquran dalam ayat tersebut adalah Alquran yang terpelihara di Lauh Mahfudz dan yang dimaksud dengan hamba-hamba Allah yang disucikan adalah para malaikat.

Memang terdapat perbedaan pendapat ulama mengenai hal ini. Bagaimanapun sangat dianjurkan kita membacanya dalam keadaan suci. Imam Malik mewajibkannya bukan berdasarkan ayat tersebut di atas, tetapi berdasarkan hadis, antara lain isi surat yang dikirim oleh Nabi Muhammad SAW kepada para penguasa Dqy Ra'in, Qa'afir dan Hamadzan melalui 'Amr Ibn Hazm bahwa: "Janganlah Alquran dipegang kecuali oleh yang suci."

Dalam konteks larangan Nabi di atas, ulama berbeda pendapat. Mayoritas berpendapat bahwa memegang Alquran haruslah dalam keadaan suci, yakni berwudu.

Mengenai posisi membaca, tak ada anjuran untuk membaca Alquran menghadap ke kiblat. Demi menghormati bacaan utama ini, maka sebaiknya kita membacanya dalam keadaan tenang dan dalam posisi yang memungkinkan kita dapat lebih menghayati maknanya.

(A Wahib Mu'thi, Dewan Pakar Pusat Studi Alquran)


(slm/nwk)