Trayek Baru Bertambah, Sopir Pete-pete' di Makassar Protes
Selasa, 22 Feb 2005 13:22 WIB
Makassar - Lantaran jumlah trayek di Makassar ditambah, puluhan sopir menggelar unjuk rasa. Mereka menggelar aksinya dengan membakar ban dan mendatangi gedung Walikota Makassar. Sekitar 80 orang sopir pete-pete jurusan Pasar Sentral- Daya, awalnya menggelar aksinya di gerbang masuk kompleks perumahan Bumi Tamalanrea Permai (BTP), Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (22/02/2005). Mereka memprotes kebijakan Pemerintah kota (Pemkot) yang membuat trayek baru, yakni jurusan Pasar Sentral- BTP. Para sopir ini menganggap bahwa penambahan trayek ini akan mengurangi penghasilan Pasar Sentral-Daya. Padahal selama ini, pasa sopir jurusan Pasar Sentral-Daya, banyak mendapat keuntungan dengan bebasnya mereka mengantar langsung penumpangnya yang tinggal di BTP. "Dengan adanya trayek baru ini, berarti kami yang biasanya bisa dapat penghasilan di sini, berarti sudah dilarang lagi masuk di sini," ujar Mahfud, salah seorang sopir Pasar Sentral-Daya. Para sopir ini juga menggelar aksinya dengan membakar ban bekas di tengah jalan pintu masuk BTP. Sekitar pukul 11.00 WITA, para sopir juga menuju Kantor Walikota, Makassar, Jl Ahmad Yani. Para sopir kembali melakukan orasi dan meneriakkan yel-yelnya. Dalam aksinya, para pengunjuk rasa dikawal ketat oleh puluhan aparat kepolisian dari Polresta Makassar Timur.
(asy/)











































