Pemimpin Dunia Masih Memilih Peluru Dibandingkan Buku

Laporan dari Oslo

Pemimpin Dunia Masih Memilih Peluru Dibandingkan Buku

Eddi Santosa - detikNews
Rabu, 08 Jul 2015 23:52 WIB
Pemimpin Dunia Masih Memilih Peluru Dibandingkan Buku
Foto: Eddi Santosa
Oslo - Pemimpin dunia masih memilih peluru dibandingkan buku, padahal jumlah biaya untuk perang dan keperluan militer selama 8 hari cukup untuk membiayai pendidikan dasar dan lanjutan tiap anak selama 12 tahun.

Demikian disampaikan peraih hadiah Nobel Perdamaian tahun 2014 Malala Yousafzai dalam pidatonya pada KTT Pendidikan untuk Pembangunan di Oslo, Norwegia (6-7 Juli 2015).

"Faktanya masih banyak anak-anak yang belum mendapatkan haknya atas pendidikan adalah bukan karena ketidaan dana yang cukup, akan tetapi karena kurangnya komitmen pemimpin dunia untuk berinvestasi dalam pendidikan," ujar Malala.

Malala pun mengajak para pemimpin dunia, politisi, NGOs dan setiap orang agar berkerjasama untuk memastikan setiap anak memperoleh pendidikan berkualitas.

KTT Pendidikan di Oslo merupakan inisiatif pemerintah Norwegia dan diselenggarakan untuk pertama kalinya pada tahun 2015 ini bekerjasama dengan Utusan Khusus PBB untuk Pendidikan Global Gordon Brown.

KTT bertujuan untuk mobilisasi dan merevitalisasi komitmen dunia internasional terhadap dunia pendidikan, mengingat sebanyak 59 juta anak-anak dan 65 juta pemuda belum mendapatkan hak atas pendidikan dan 250 juta anak-anak usia sekolah belum menguasai keahlian dan pendidikan dasar. (es/imk)


Berita Terkait