Tak Sampai 24 Jam, Komplotan Garong di STI Keperawatan Dibekuk Polisi

Tak Sampai 24 Jam, Komplotan Garong di STI Keperawatan Dibekuk Polisi

Mei Amelia R - detikNews
Rabu, 08 Jul 2015 23:36 WIB
Tak Sampai 24 Jam, Komplotan Garong di STI Keperawatan Dibekuk Polisi
Ilustrasi (Foto: Thinkstock)
Jakarta - Komplotan garong di Sekolah Tinggi Ilmu (STI) Keperawatan Mitra Keluarga, Jl Pengasinan, Bekasi Timur, Kota Bekasi dibekuk polisi. Komplotan ini berhasil diringkus tidak sampai dari 24 jam setelah melakukan aksinya pada dini hari tadi.

"Pelaku berjumlah 5 orang, tetapi yang baru ditangkap baru 3 orang," kata Kapolres Bekasi Kota Kombes Daniel Bolly Tifaona dalam keterangannya kepada detikcom, Rabu (8/7/2015).

Tiga orang pelaku yakni Heri Iskandar alias Ucok (45), Prasetyo alias Pras (24), M Sahril aliias Nasir (25). Sementara dua orang lainnya, G dan R masih buron.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dijelaskan, para pelaku sebelumnya telah merencanakan aksi pencurian di toko pakaian Bantargebang, Bekasi pada Selasa (7/7). Namun, pada malam harinya sekitar pukul 20.00 WIB, para pelaku mengarah ke Senen, Jakarta Pusat untuk membobol sebuah toko.

"Tetapi gagal karena ketahuan oleh sekuriti," ungkapnya.

Para pelaku kemudian berputar-putar menggunakan mobil, hingga akhirnya berhenti di pinggir tol. Selanjutnya, 4 pelaku melompati pagar tol dan masuk ke kampus STI Keperawatan Mitra Keluarga.

"Sementara seorang pelaku stand by di mobil di pinggir tol," imbuhnya.

Tidak sampai berjam-jam, para pelaku berhasil mengambil 4 unit laptop, 6 unit LCD monitor dan 4 unit CPU. Selanjutnya para pelaku menjual barang hasil curian itu ke seorang penadah di Ancol yang masih diburu polisi.

"Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka Heri ditangkap di Cibitung, sedangkan Pras dan Nasir ditangkap di Bantargebang," tuturnya.

Dari para pelaku, polisi menyita uang sebesar Rp 500 ribu, dan peralatan untuk membobol kampus tersebut. (mei/imk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads