Hal itu disampaikan Sekretaris Dinsos Bandung Medi Mahendra saat dihubungi detikcom via ponselnya.
"Pukul 19.00 WIB, petugas Dinsos bersama tenaga kesejahteraan kecamatan datang ke lokasi. Kami juga telah membawa kakek yang terlantar tersebut ke rumah singgah," ungkap Medi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di rumah singgah, Kakek Heri akan ditangani dan mendapatkan perawatan. Petugas akan berkoordinasi juga dengan Dinas Kesehatan melalui UPT Puskesmas terdekat yaitu Puskesmas Sukajadi untuk pemeriksaan kesehatan lebih lanjut.
"Besok kita akan lihat hasil pemeriksaan dengan Dinkes, jika harus sampai dirawat di rumah sakit akan kita bawa ke rumah sakit," katanya.
Setelah itu, Dinsos akan memproses Heri sesuai dengan SOP yang ada. Kondisi Heri yang lemah saat ini dinyatakan Medi akan segera ditangani dengan baik.
"Kita akan telusuri latar belakang yang bersangkutan. Apakah dia warga Bandung atau bukan. Masih punya keluarga atau tidak. Masing-masing ada SOP-nya," tutur Medi.
Sekadar diketahui, Heri terlunta-lunta selama 10 hari di perempatan Kopo, Bojongloa Kidul, Bandung. Tak diketahui keberadaan keluarganya. Dia dirawat sopir angkot yang mangkal di tempat tersebut. Berdasarkan identitas, pria yang berjalan dengan alat bantu tongkat itu berasal dari Ciracas, Jakarta Timur. (tya/imk)











































