Jimly: Golkar dan PPP Bisa Ikut Pilkada Jika 2 Kubu Ajukan Calon yang Sama

Jimly: Golkar dan PPP Bisa Ikut Pilkada Jika 2 Kubu Ajukan Calon yang Sama

Moksa Hutasoit - detikNews
Rabu, 08 Jul 2015 18:41 WIB
Jimly: Golkar dan PPP Bisa Ikut Pilkada Jika 2 Kubu Ajukan Calon yang Sama
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Jelang pelaksanaan pilkada serentak, masih ada dua parpol yang belum selesai bersengketa yaitu PPP dan Golkar. Mereka bisa saja ikut pilkada jika nantinya mengajukan calon yang sama.

Menurut Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Jimly Asshiddiqie , Golkar dan PPP sudah seharusnya diberi kesempatan mengajukan pencalonan. Namun teknis pendaftarannya akan dibicarakan lebih lanjut.

Jimly yang ikut juga dalam rapat terbatas membahas Pilkada menyarankan kepada parpol, sambil menunggu proses kepastian hukum, bisa menggelar islah terbatas dalam pencalonannya. Kedua kubu yang berkonflik harus bisa mengajukan calon yang sama.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau itu bisa dilakukan, maka islah pencalonan atau terbatas dapat dipastikan, penyelenggara pemilu pastikan pelayanan akan dilakukan dengan sebaik-baiknya, supaya tidak ada parpol yang dirugikan hak konstitusionalnya," kata Jimly di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakpus, Rabu (8/7/2015).

Jimly berharap ada kesepakatan antara DPR-Pemerintah. Tujuannya agar jangan sampai tahapan pilkada terganggu.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Muhammad meminta agar Jokowi bisa memastikan seluruh aparatur negara bersifat netral. Dia meminta agar Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan RB bisa menjamin hal itu.

"Bawaslu penting menyampaikan ini dan memberikan perhatian serius dan meminta dukungan pemerintah karena sebagaimana kita pahami, pilkada kita sangat lokalistik melibatkan elit yang sangat terbatas dan satu putaran. Ini akan menjadi pemicu, dinamika dan konflik yang tinggi salah satunya adalah pengerahan birokrasi dan PNS kita," pinta Muhammad yang ikut juga dalam ratas.

(mok/imk)


Berita Terkait