"Kekurangan biaya pengamanan inilah yang saya kira bisa dibantu dari APBN. Saya minta kepada Menko Polhukam, Mendagri, Kapolri dan Menkeu secepatnya untuk berkoordinasi tentang masalah penganggaran untuk keamanan ini," kata Jokowi saat menyampaikan kata pengantar dalam rapat terbatas soal Pilkada di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakpus, Rabu (8/7/2015).
Pilkada serentak akan digelar pada 9 Desember mendatang. Ada 269 pilkada yang terdiri dari sembilan pemilihan gubernur dan wakil gubernur, serta 224 pemilihan bupati dan wakil bupati dan 36 pemilihan walikota dan wakil walikota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dan saya dengar dana pilkada serentak yang hampir mencapai Rp 7 triliun seluruhnya bisa ditanggung oleh APBD. Hanya biaya pengamanan dari kepolisian yang sepenuhnya tidak bisa dibiayai oleh APBD," lanjut Jokowi.
Secara khusus Jokowi meminta kepada Kapolri Jend Badrodin Haiti untuk mempersiapkan pasukannya menjaga keamanan. Mungkin saja ada potensi yang bisa mengganggu jalannya Pilkada.
"Sekali lagi, keberhasilan pilkada ini, pilkada yang aman akan menjadi tolok ukur kualitas demokrasi kita," tandasnya. (mok/tor)











































