"Sudah 53 (kecelakaan), 11 korban meninggal dunia," kata Irjen Pol Condro Kirono usai melepas pemudik di Korlantas Polri, Jl MT Harono, Jaktim, Rabu (8/7/2015).
Condro memaparkan, kondisi tol Cipali yang memiliki panjang 116.7 KM itu sebetulnya sudah layak untuk dilalui kendaraan. Kecelakaan yang terjadi, mayoritas penyebabnya lebih kepada kondisi pengemudi.
"Dari beberapa kecelakaan di situ, rata-rata kecelakaannya adalah tabrak belakang dan kecelakaan tunggal," ujarnya.
Kalau tabrak belakang, Condro mengatakan disebabkan pengendara kurang bisa antisipasi pada saat ada trouble di depan jalannya. Bisa jadi karena mengantuk bisa karena dia kurang konsentrasi, atau faktor lainnya.
"Oleh karenanya kami sarankan di jalan tol tersebut harus jaga jarak. Kecepatan maksimal 100 Km/jam, ya dia harus 82-100 Km/jam jaraknya antar satu kendaraan dengan yang lain supaya dia bisa bereaksi kalau ada binatang melintas, kalau ada kendaraan rem mendadak dan sebagainya," paparnya.
Kedua faktor konsentrasi pengemudi. Condro menyarankan kepada pengemudi yang melintas di Tol Cipali agar memanfaatkan rest area yang ada. Total ada 4 rest area baik dari Cikopo ke Palimanan maupun sebaliknya. Memang belum selesai semua, baru untuk ibadah dan istirahat.
"Manfaatkan betul-betul rest area yang ada untuk istirahat supaya sepanjang 116 Km, minimal bisa dua kali istirahat," ucap jenderal bintang dua asal Solo tersebut.
(bal/faj)











































