Beberapa titik di Kakap memang terbakar dan bila tidak dilakukan penangana segera khawatir bisa mengganggu kehidupan masyarakat.
“Ini kelanjutan dari yang kemarin, karena tanah gambut jadi agak susah dimatikan apinya. Membara di bagian bawa karena ketebalannya dua meter,” terang Arief, Rabu (8/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
“Lokasi kebakaran jauh dari jalan, jadi harus pakai selang panjang. Ada 6 kelompok relawan pemadam kebakaran dari kelompok swadaya masyarakat Tionghoa, dan mereka tidak memungut bayaran,” tegas Arief.
Partisipasi warga, relawan, dan petugas pemadam amat besar mencegah api meluas. Arief juga mengerahkan anggotanya memadamkan titik api. (nal/dra)











































