Meski pencabutan permohonan pergantian nama ini dikabulkan, namun Sultan tetap dihukum membayar biaya perkara sebesar Rp 226 ribu. Permohonan penggantian nama Sri Sultan Hamengku Buwono X didaftarkan ke PN Yogyakarta pada tanggal 17 Juni 2015 dengan nomor register 75/PDT/2015/PNYK. Dan tanggal 6 Juli melayangkan surat pencabutan permohonan pergantian nama.
Atas biaya perkara yang dikenakan tersebut, Sultan menyatakan tidak ada masalah. Pihaknya akan membayar biaya perkara sebesar Rp 226 ribu tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sidang yang memutuskan mengabulkan pencabutan permohonan pergantian nama tersebut, tidak dihadiri oleh pemohon Sri Sultan HB X dan juga tidak dihadiri oleh kuasanya GKR Condrokirono. Sebelumnya, Sri Sultan Hamengku Buwono X mendaftarkan permohonan penggantian namanya sesuai putusan Sabda Raja menjadi Sri Sultan Hamengku Bawono X.
Sebelumnya, Sri Sultan memohon gelarnya yang semula berbunyi:
Ngarso Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Kanjeng Sultan Hamengku Buwono Senopati Ing Ngalaga Ngabdurrahman Sayidin Panatagama Khalifatullah Ingkang Jumeneng Kaping Sadasa ing Ngayogyakarta Hadiningrat
meminta diubah menjadi:
Ngarsa Dalem Sampeyan Dalem Ingkang Sinuwun Sri Sultan Hamengku Bawono ingkang Jumeneng Kasepuluh Suryaning Mataram Senopati-ing-Ngalaga Langgeng ing Bawana, Langgeng, Langgeng ing Tata Panatagama. (asp/asp)











































