Korban yang masih duduk di kelas V SD Maricaya II, ini meninggal dunia di RS Wahidin Sudirohusodo, sekitar pukul 11.00 Wita, Rabu (8/7/2015). Jenazah selanjutnya dibawa ke kediaman di Jalan Rappocini, Kelurahan Maricaya Baru, Kecamatan Makassar.
Kapolsek Makassar Kompol Sudaryanto menyebutkan, penganiayaan itu terjadi pada Selasa (7/7) sekitar pukul 19.00 Wita. Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Dadi, kemudian dirujuk ke RS Wahidin. Korban yang mengalami koma dirawat di ICU RS Wahidin.
Disebutkan, pelaku penganiayaan itu diduga ayah kandungnya sendiri, Rudi (40). Pelaku yang kini masih dicari polisi itu, diduga memukul tengkuk korban dengan kayu karena sesuatu hal. Namun kronologis dan motif kejadian masih dalam pendalaman polisi.
"Saat ini kami masih mencari pelaku, informasinya pelaku juga ikut mengantar anaknya ke rumah sakit," ujar Sudaryanto.
Saat ini jenazah sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Rappocini, Makassar. Rencananya jenazah akan dimakamkan di pekuburan Islam Dadi. (mna/rul)











































