Pencurian terakhir terjadi pada 6 Juni 2015 di rest area KM 72 Tol Cipularang. Saat itu mobil Freed yang digunakan Agi Ginanjar dibobol pencuri. Padahal mobil ini hanya ditinggal selama 30 menit untuk makan siang. Akibat pencurian itu barang-barang di dalam mobil itu seperti Bass Ibanez ATK, Effect Bass Zoom B3, iPad Mini, iPad 3, Effect Vocal Digitech, Vocalist Live 3, Mic Shure Beta 87C dan barang-barang lainnya raib.
Kemudian pada 13 Maret 2014 lalu pencurian juga terjadi di rest area KM 88 Tol Cipularang. Pencuri ini mengambil dua tas di dalam mobil yang sedang parkir. Korban Tahir Siagian meninggalkan mobilnya untuk makan bersama temannya. Ternyata setelah dia kembali mobilnya sudah dibobol dan dua tas dalam mobilnya sudah raib.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pencurian di rest area juga kerap terjadi di tol Cikampek. Pada 2 September lalu polisi meringkus pelaku pencurian ban serep truk di rest area KM 39 Tol Cipularang. Mereka melakukan pencurian ban serep saat pengemudi sedang beristirahat.
Kemudian pada 2 Agustus 2013 pembobolan mobil Freed terjadi di rest area KM 57 tol Cikampek. Akibat peristiwa ini, Dudung Abdussomad Toha (38) mengalami kerugian sebesar Rp 27 juta. Mobil Dudung dibobol maling saat dia sedang singgah sejenak di tengah perjalanan pulangnya dari Jakarta menuju Bandung.
Merasa kondisi mobilnya aman, Dudung meninggalkan barang-barang berharganya di mobil ketika dirinya beranjak pergi ke Masjid At Taubah di lokasi tersebut. Lima belas menit kemudian, betapa tercengangnya Dudung. Pintu mobil bagian pengemudi pun rusak. Dia heran dengan sistem keamanan mobilnya, karena alarmnya tidak berbunyi sama sekali ketika pintu mobilnya dibuka paksa.
Sementara itu, Kasat PJR Tol Cipularang Kompol Sulaeman mengatakan petugas akan melakukan penjagaan khusus di rest area yang ada di sepanjang tol tersebut.
"Ada pengamanan khusus dari Polres dan Brimob dari Polda," kata Sulaiman dalam pesan pendeknya kepada detikcom, Rabu (8/7/2015).
(nal/nrl)











































