"Modus luar biasa, kita alat deteksi nggak punya. Kalau (narkotika) dimasukkan roti kita juga nggak tahu. Ini sudah diadukan ke pemerintah harapannya alat deteksi bisa segera ada," kata Krismono, Selasa (7/7/2015) malam.
Menurut dia, pihak Lapas sudah berupaya semaksimal mencegah penyelundupan narkotika ke dalam penjara. Bahkan Kemenkumham sudah meneken nota kesepahaman (MoU) dengan Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNNP) untuk melakukan penggeledahan dalam Lapas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Krismono menjamin pihaknya merespons cepat bila ada informasi adanya narkotika yang digunakan napi atau diperjualbelikan dalam penjara.
"Yang rutin seminggu 2 kali ditambah dengan yang insidentil, misal ada info-info
nanti langsung sidak," tuturnya.
Razia di Lapas Cipinang (Elza/detikcom) |
Dalam razia ini, petugas gabungan memeriksa seluruh kamar narapidana di 4 blok lapas. Dalam razia tersebut juga dilakukan tes urine terhadap 47 narapidana. Hasilnya 2 orang positif narkoba jenis sabu.
"Ada 32 alat komunikasi, 2 alat bong isap sabu, " ujar Krismono.
Keluhan ketiadaan alat deteksi khusus untuk mencegah peredaran narkotika di Lapas/Rutan beberapa kali diungkapkan pihak Kemenkumham.
Plt Dirjen Pemasyarakatan Mamun saat diwawancarai, Selasa (2/6/2015) menyebut para napi pengguna dan pengedar narkotika di Lapas/Rutan selalu punya cara agar terbebas dari pantauan petugas. Mulai dari menyelipkan narkotika di barang titipan pengunjung hingga kongkalikong dengan petugas.
Razia di Lapas Cipinang (Elza/detikcom) |
Modus menyelundupkan narkotika ke dalam Lapas/Rutan menurut dia sulit dihadang tanpa peralatan deteksi yang memadai. Selain pintu dilengkapi metal detector, petugas memang menggeledah setiap pengunjung namun jumlah yang kalah jauh dari pembesuk, membuat petugas kewalahan
"Mereka selalu bergerak dinamis kita masih manual. Tahun ini anggaran untuk pengadaan peralatan sudah dibuka bintangnya. Mudah-mudahan setelah semua siap kami bisa lebih maksimal mengawasi Lapas," sambung Makmun.
Bukan cuma soal keterbatasan alat, petugas Lapas/Rutan juga butuh pelatihan khusus. Jumlah petugas sebut Mamun juga harus diperbanyak. (elz/fdn)












































Razia di Lapas Cipinang (Elza/detikcom)
Razia di Lapas Cipinang (Elza/detikcom)