"Kembali ke hakikat sahur, kalau sahur on the road dalam rangka memberikan makanan kepada orang yang kurang mampu niatnya baik, kita dukung. Tetapi kalau menyimpang, arak-arakan tidak jelas, naik ke atas kap mobil, apalagi kalau bawa saja sajam atau minuman keras, itu pasti ditindak tegas," tegas Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (7/7/2015).
Kepada mereka yang juga benar-benar melaksanakan SOTR untuk tujuan kebajikan, Kapolda juga mengimbau agar dilakukan secara tertib dan mematuhi peraturan lalu lintas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Banyak pihak menilai, kegiatan SOTR banyak disalah gunakan. Bukannya untuk membagikan makanan sahur, tetapi justru digunakan untuk konvoi.
Parahnya lagi, kegiatan SOTR sampai menimbulkan tawuran yang tentunya sudah menyimpang dari makna sesungguhnya.
(mei/fdn)











































