Kemristek Dikti Akan Bangun 'PLTN' Riset Rp 1,8 T di Serpong

Kemristek Dikti Akan Bangun 'PLTN' Riset Rp 1,8 T di Serpong

Ahmad Toriq - detikNews
Selasa, 07 Jul 2015 18:30 WIB
Kemristek Dikti Akan Bangun PLTN Riset Rp 1,8 T di Serpong
Foto: Ahmad Toriq
Jakarta - Kemristek Dikti serius mengembangkan Teknologi nuklir. Kementerian yang dipimpin Mohamad Nasir ini akan membangun Reaktor Daya Eksperimental (RDE) atau pembangkit listrik dengan menggunakan teknologi nuklir, tapi hanya untuk riset.

"Saya menyebutnya Nuclear Power Plant for education," kata Nasir saat berkunjung ke Reaktor Nuklir BATAN di Puspitek, Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (7/7/2015).

Kapasitas 'PLTN' yang akan dibangun berkisar antara10-40 Mega Watt. Reaktor tersebut akan dibangun di wilayah Puspitek, dekat dengan reaktor riset yang telah lebih dulu ada di lokasi tersebut. Pembangunan diharapkan dimulai tahun 2017 dan selesai pada 2021.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Biayanya Rp 1,8 triliun," ujar Mantan Rektor Undip ini.

Nasir menegaskan 'PLTN' tersebut semata-mata untuk riset, tak akan dikomersialkan. Dia juga menegaskan reaktor nuklir yang akan dibangun ini aman.

"Yang akan dibangun adalah generasi keempat, teknologi terbaru. Ke depannya, saya memikirkan untuk menjadikan ini tourism, biar masyarakat datang dan melihat amannya nuklir di sini," paparnya.

Tujuan pembangunan reaktor nuklir pembangkit listrik ini, selain untuk riset, memang ingin dimanfaatkan Kemristek Dikti untuk sosialisasi PLTN. Masyarakat Indonesia akan dikenalkan bahwa teknologi nuklir itu aman.

"Kalau penerimaan masyarakat tinggi, kita akan membangun PLTN," ujarnya.

(tor/fdn)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini