"Sekarang diproses, didalami apa sebenarnya penyebab kecelakaan yang paling utama. apakah faktor struktur jalan, apakah faktor rambu-rambu ataukah mungkin faktor manusianya," kata Kapolri Jenderal Badrodin Haiti di Kantor Presiden, Jalan Veteran, Jakpus, Selasa (7/7/2015).
Penelitian itu mencakup seluruh aspek. Mulai dari struktur jalan, jarak pandang hingga keberadaan rambu-rambu jalan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu bisa saja memang sebagian human error, tapi kan tidak bisa kita sama-ratakan semua dari ujung ke ujung itu human error. Mungkin ada tempat-tempat tertentu yang memang perlu penelitian lebih lanjut," sambung Badrodin.
"Jalan yang menikung itu juga pasti harus ada rambu-rambu yang paling tidak spotlight yang memberikan arah jalan ini menikung. Menikung itu kadang tidak terasa, tetapi dalam kondisi kecepatan tinggi, bisa terbawa badan kendaraan," lanjutnya.
Dia berharap penelitian ini bisa rampung dalam waktu dekat. Sambil menunggu hasilnya, Badrodin mengimbau agar para pengendara bisa lebih mawas diri dalam membawa mobil. Manfaatkan betul tempat istirahat jika memang sudah letih dalam berkendara.
"Jangan memaksakan ingin cepat sampai di tujuan. Karena bagaimana pun kondisi ketahanan tubuh dalam mengendarai kendaraan itu pasti ada batasnya. Tidak mungkin terus tidak istirahat," ujar Badrodin. (mok/fdn)










































