"Sudah pulang Senin (6/7) kemarin diantar oleh 2 anggota kami langsung ke rumahnya di perbatasan Lampung Tmur-Palembang sana dan tadi sudah tiba. Pakai ambulans agar mereka lebih nyaman karena kondisinya masih baby," ujar Kabid Dokkes Polda Metro Jayaa Kombes Pol Musyafak kepada detikcom, Selasa (7/7/2015).
Sebenarnya, bayi Rini dan ibunya sudah boleh pulang sejak Kamis pekan lalu. Namun, lantaran keponakan Yuliana, Fitri masih harus mendapatkan perawatan sehingga kepulangannya ditunda hingga Senin (6/7) kemarin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bayi Rini tidak hanya diberi kado spesial dan biaya perawatan serta ongkos perjalanan pulang kampung yang gratis, tetapi juga diberi santunan oleh Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian.
"Pak Kapolda memberikan santunan kepada keluarganya sebelum mereka pulang dan mereka sangat berterimakasih sekali," tuturnya.
Secara terpisah, Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Tito Karnavian mengatakan, seluruh biaya perawatan bayi Rini, ibunya dan Fitri ditanggung oleh Polri.
"Bayinya sehat, sudah pulang ke Lampung karena mereka meminta pulang ke Lampung," ujar Tito.
Yuliana dilarikan ke Biddokes Polda Metro Jaya oleh 2 anggota PJR Ditlantas Polda Metro Jaya, Brigadir Agus Susilo dan Briptu Hermanto, karena melahirkan di atas bus Murni Jaya, saat melintas di Toldalkot depan Mapolda Metro Jaya.
Yuliana kemudian melahirkan bayi Rini secara normal. Karena kelahiran bayi Rini bertepatan dengan HUT Bhayangkara ke-69 pada Rabu, 1 Juni lalu, bayi tersebut akhirnya diberi nama Syahrini Murni Bhayangkarawati.
Kapolda menyebut, Rini adalah anugerah dari Allah SWT ke Polda Metro Jaya. Karena dengan jalan Allah SWT, Rini lahir di Polda Metro Jaya bertepatan dengan mmomen Hari Kepolisian Nasional. (mei/fdn)










































