Ketua DPR Cek Persiapan Mudik di Pelabuhan Tanjung Priok

Ketua DPR Cek Persiapan Mudik di Pelabuhan Tanjung Priok

Aditya Maulana - detikNews
Selasa, 07 Jul 2015 16:00 WIB
Ketua DPR Cek Persiapan Mudik di Pelabuhan Tanjung Priok
Foto: aditya
Jakarta - Ketua DPR Setya Novanto meninjau persiapan mudik di Pelabuhan Tanjung Priok. Setya berpanas-panasan di terminal penumpang pelabuhan di Jakarta Utara itu.

"Kunjungan ini untuk melihat kesiapan pelabuhan Tanjung Priok dalam menyambut para pemudik yang akan menggunakan jasa transportasi laut tersebut," kata Setya di sela-sela kunjungan tersebut, Selasa (7/7/2015).

Setya biasanya tampil rapi dengan setelan jas. Tapi karena dia berkunjung ke daerah terik, kali ini dia cukup mengenakan kemeja putih dengan lengan digulung dan dua kancing atas dibuka.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Udara saat Setya berkunjung pukul 15.00 WIB, memang sangat panas. Setya sekitar 25 menit berada di sana. Setya mengecek kesiapan ruangan sandaran kapal yang datang dan infrastruktur pelabuhan dalam rangka arus mudik Lebaran. Dia juga mengecek ruangan pusat penanganan perizinan ekspor impor terpadu.

"Biar dipercepat segera waktu packing ekspor impor minimal 1 hari dengan koordinasi dengan kementerian terkait," ujar Setya saat meninjau ruangan perizinan ekspor impor terpadu.

Setya dalam kunjungan itu ditemani , Anggota Komisi V DPR Lazarus, Michael Wattimena, Epryadi, Ade Rezki, Sahat Silaban, Dirut Pelindo II RJ Lino dan staf Setya Novanto, Nurul Arifin.

Menhub Jonan batal hadir karena harus menghadiri sidang kabinet di Istana. Jonan diwakili Direktur Lalu Lintas Laut Kemenhub Bay Muhammad Hasani.

Setelah kunjungan Setya mengambil kesimpulan Pelabuhan Tanjung Priok sudah siap menghadapi mudik lebaran.

"Terlihat pelabuhan serta sarananya sangat bersih dan terpelihara. Mulai dari ruang tunggu, mushola, tempat bermain anak, dan toilet terlihat sangat bersih. Saya juga mengapresiasi Presiden Jokowi, pasca sidak beberapa waktu lalu terlihat perubahan dalam pelayanan bongkar muat barang ekspor impor yang lebih cepat dan ada dalam one stop service," pujinya.

(nwy/nrl)


Berita Terkait