Kemacetan itu dimulai saat massa tiba dan bertahan di Jalan Kapten Maulana Lubis di depan kantor Wali Kota Medan pada Selasa (7/7/2015) siang.
Ratusan pedagang ini memarkirkan mobil pick-up nya masing-masing di depan kantor wali kota Medan dan dipersimpangan Jalan Raden Saleh, seterusnya mereka berdemo dengan membawa pengeras suara, spanduk. Mereka juga melemparkan keranjang yang berisi jeruk, sayur-mayur ke halaman kantor tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Katanya Wali Kota Medan mau memindahkan pedagang di kawasan Jalan Sutomo ke Pasar Induk Laucih, Medan Tuntungan, tapi nyatanya belum dipindahkan," kata Barus (32) salah seorang pendemo yang sudah sekitar 5 bulan berdagang di Pasar Induk Laucih.
Dijelaskan Barus, sejak dia berjualan di Pasar Induk Laucih, omsetnya menurun sekitar 70 persen. Hal ini dikarenakan pembeli sepi.
Sekitar pukul 14.00 WIB, para demonstran mulai membubarkan diri. "Sampai sejauh ini, demonstrasi ini aman,'' kata Kapolsekta Medan Baru Kompol Ronny Nicholas di lokasi. (rul/try)











































