Pedagang Lempari Kantor Wali Kota Medan dengan Sayur dan Buah

Pedagang Lempari Kantor Wali Kota Medan dengan Sayur dan Buah

Jefris Santama - detikNews
Selasa, 07 Jul 2015 15:49 WIB
Pedagang Lempari Kantor Wali Kota Medan dengan Sayur dan Buah
Pedagang melemparkan sayur dan buah dilemparkan ke Kantor Wali Kota Medan. (Jefris Santama/detikcom)
Medan - Ratusan pedagang di Medan, Sumatera Utara (Sumut) melakukan demonstrasi di kantor Wali Kota Medan dan menutup jalan. Hal ini membuat arus lalu lintas di sekitar lokasi menjadi macet dan sebagian arus lalu lintas dialihkan.

Kemacetan itu dimulai saat massa tiba dan bertahan di Jalan Kapten Maulana Lubis di depan kantor Wali Kota Medan pada Selasa (7/7/2015) siang.

Ratusan pedagang ini memarkirkan mobil pick-up nya masing-masing di depan kantor wali kota Medan dan dipersimpangan Jalan Raden Saleh, seterusnya mereka berdemo dengan membawa pengeras suara, spanduk. Mereka juga melemparkan keranjang yang berisi jeruk, sayur-mayur ke halaman kantor tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan pantauan detikcom, kemacetan terjadi di Jalan Gatot Subroto, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jalan Pengadilan, Jalan Raden Saleh. Sementara itu, jalan yang dialihkan yakni dari Jalan Raden Saleh menuju Jalan Pulau Pinang, Jalan Kesawan menuju Jalan Pulau Pinang, dan Jalan Kesawan menuju Jalan Perdana.

"Katanya Wali Kota Medan mau memindahkan pedagang di kawasan Jalan Sutomo ke Pasar Induk Laucih, Medan Tuntungan, tapi nyatanya belum dipindahkan," kata Barus (32) salah seorang pendemo yang sudah sekitar 5 bulan berdagang di Pasar Induk Laucih.

Dijelaskan Barus, sejak dia berjualan di Pasar Induk Laucih, omsetnya menurun sekitar 70 persen. Hal ini dikarenakan pembeli sepi.

Sekitar pukul 14.00 WIB, para demonstran mulai membubarkan diri. "Sampai sejauh ini, demonstrasi ini aman,'' kata Kapolsekta Medan Baru Kompol Ronny Nicholas di lokasi. (rul/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads