"Terbakar ya terbakar. Ini (pembangunannya) harus direview ulang," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakpus, Selasa (7/7/2015).
JK mengatakan sejak awal pembangunan bandara itu sudah salah. Bandara yang dirancang arsitek Perancis Paul Andreu ini, kata JK, dibangun dengan sistem 'tambal sulam' karena dibuat besar namun tidak memiliki fasilitas yang lengkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Renovasi bandara dengan luas 18 km2 ini sebenarnya sudah dilakukan dimulai dengan pembangunan terminal 3. Secara bertahap, renovasi juga dilakukan pada terminal 1 dan 2.
"Pemerintah sudah merenovasi yang terminal 3 yang lebih modern," pungkasnya.
Menteri Perhubungan Ignasius Jonan sebelumnya sudah meminta pengelola bandara Angkasa Pura II untuk membuat SOP penangan kebakaran di bandara tersebut. Ia menilai manajemen krisis land site bandara belum bagus. Kebakaran itu sendiri terjadi Minggu (5/7) pagi di JW Sky Lounge Terminal 2E Bandara Soetta. Kebakaran ini menyebabkan puluhan penerbangan tertunda. (fiq/faj)











































