Dalam pidatonya, Novanto mengatakan pimpinan DPR mengucapkan prihatin atas kejadian kecelakaan di Tanah Air yang terjadi belakangan ini. Salah satu musibah kecelakaan yang disebutnya adalah kecelakaan Hercules TNI Angkatan Udara C-130 di Medan, sepekan lalu.
"Turut berduka cita atas jatuhnya pesawat Hercules TNI AU C-130 di Medan yang menelan korban jiwa prajurit TNI dan masyarakat sipil. Kita doakan agar keluarga korban yang ditinggalkan diberi kekuatan dan kesabaran menerima cobaan dari Tuhan Yang Maha Esa," kata Novanto di ruang paripurna, Nusantara II, Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (7/7/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk mencegah agar peristiwa ini tak terulang kembali, yang antara lain disebabkan masih digunakannya pesawat-pesawat TNI berusia tua. DPR dukung penuh langkah pemerintah untuk modernisasi alutsista TNI," ujarnya.
Novanto juga menyoroti bencana erupsi Gunung Sinabung, Sumatera Utara. Mewakili DPR, dia meminta agar penanganan bencana ini dipimpin pemerintah pusat. Maka, diperlukan keputusan presiden tentang Tim Koordinasi Penanganan Bencana Sinabung.
"Tim ini kami usulkan untuk dipimpin seorang menteri koordinator. Sementara pada tataran teknis operasional dapat dikoordinasi oleh Gubernur dan didampingi oleh Bupati serta pejabat daerah setempat," sebutnya.
Tak ketinggalan, Novanto juga menyinggung masalah perlindungan anak karena persoalan ini dinilai belum maksimal. Salah satunya kasus tewasnya Engeline yang terjadi di Bali.
"Mengimbau kepada seluruh elemen bangsa, khususnya orangtua, lembaga pendidikan, lembaga keagamaan, lembaga sosial kemasyarakatan, dan aparatur penegak hukum, serta masyarakat umum," sebutnya.
(hty/erd)











































